Inilah Target Farhan Jika Jadi Walikota Bandung

BANDUNG.– Bakal calon Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melihat ada empat permasalahan penting yang menjadi kegelisahan warga kota Bandung dalam dua tahun terakhir ini.

Ke empat permasalahan tersebut menurut Farhan adalah yang pertama mengenai masalah kemacetan yang semakin kesini semakin buruk. Kedua menurutnya orang Bandung sangat khawatir terhadap masalah persampahan di lingkung tempat tinggalnya. Ketiga adalah secara ekonomi warga Bandung sangat gelisah terhadap sulitnya akses lapangan pekerjaan dan yang ke empat mengenai masalah pendidikan warga Bandung sangat gelisah terhadap kualitas guru terutama status guru honorer daerah di kota Bandung.

“Dalam dua tahun terakhir keliling di kota Bandung ke empat hal tersebut lah yang menjadi permasalahan penting dan menjadi kegelisahan warga kota Bandung, ” ujarnya saat diwawancara, Jumat (08/09/2017).

Sementara itu, disinggung mengenai penetapan nama dirinya mengaku masih dalam tahap komunikasi dalam koalisi partai juga sedang melakukan scanning untuk menentukan pasangan calon yang terbaik.

“Itu ternyata jauh lebih pusing dari yang saya bayangkan karena bagaimanapun juga kita akan bicara tentang pasangan permanen yang akan menjadi partner kerja kita memberikan yang terbaik untuk warga,” ucapnya.

Ditengah banyaknya nama yang beredar dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Bandung 2018 ini Farhan mengaku optimis karena warga Bandung dinilai sudah menunjukkan kedewasaan dalam bersemokrasi.

“Insya Allah ya, saya optimisnya bukan karena saya yakin menang tapi saya optimis karena ternyata Bandung sudah menunjukan kedewasaan berdemokrasi yang luar biasa 26 nama beredar jadi betul-betul semua partai kelompok yang punya kekuatan untuk mencalonkan betul-betul sedang berusaha membaca sebaik mungkin apa kehendak warga Bandung dalam memilih pemimpinnya,” terang Farhan.

Selain itu juga, Farhan memiliki prinsip yang menjadi pegangannya dalam berdemokrasi sehingga dirinya tidak merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi di kemudian hari.

“Saya punya prinsip dalam demokrasi ini kita betul-betul mempraktekan apa yang namanya satu kumaha rakyat dua kumaha gusti Allah kitu we,” pungkasnya.

Untuk diketahui, presenter kenamaan ini mencalonkan diri untuk menjadi Wali Kota Bandung melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) beberapa waktu lalu. (HR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY