Mengharap Figur Pemimpin Ideal

Bandung |  Menciptakan organisasi yang terbuka dan transparan, sekaligus harus memiliki semboyan kerja yaitu mempertahankan prestasi tenis meja Jabar khususnya di pentas PON tahun 2020 di Papua, adalah butir-butir inti yang diharapkan Ketua Umum Pengprov PTMSI Jabar Ucup Yusuf, kaitannya dengan pelaksanaan Musprov PTMSI Jabar tahun 2017 yang akan dilaksanakan pada 7 Oktober mendatang.

“Baru dalam Musprov kali ini semuanya akan berlangsung terbuka. Saya mengharap, tempuh satu mekanisme yang baik agar hasilnya juga baik,” ujar Ucup dalam jumpa pers di sekretariat PTMSI Jabar di Gedung KONI Jabar, Jl. Pajajaran Bandung, Rabu (13/9).

Ucup mengatakan, di era kepengurusannya cabor tenis meja berhasil mencatat prestasi bagus di PON XIX/Jabar dengan meraih 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Prestasi inilah yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan di gelaran PON XX/Papua di era kepengurusan PTMSI Jabar yang akan datang.

“Tenis meja Jabar sekarang hebat. Punya gedung yang megah, punya fasilitas yang lengkap. Try out dan latih tandingpun kita laksanakan di luar negeri. Sayang kalau kemudian di era kepengurusan yang akan datang momentum ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” tutur Ucup yang telah habis masa kepengurusannya untuk periode 2013-2017.

Menjelang Musprov, langkah pertama yang dilakukannya adalah membentuk ketua panitia Musprov yang dijabat Dadang Sudrajat serta Prof Dr Nurlan Kusmaedi, M,Pd sebagai ketua penjaringan bakal calon. Siapapun yang terpilih nanti, ujar Ucup, amanat yang paling penting adalah mempertahankan prestasi tenis meja Jabar “Jadi bukan melihat figur pimpinan ketuanya tapi harus melihat dan menilai kemampuannya mempertahankan prestasi Jabar. Ini saya kira yang paling penting,” ungkap Ucup.

Pada kesempatan yang sama ketua panitia Musprov Dadang Sudarajat mengatakan, kewajiban pengurus lama dalam Musprov nanti adalah menyampaikan laporan kinerja kepengurusan periode 2013-2017 kemudian menyampaikan rencana kerja kedepan dan terakhir melakukan pemilihan ketua umum dan formatur.

Dadang pun menyampaikan kriteria untuk calon ketua umum Pengprov PTMSI Jabar periode 2017-2021 antara lain memiliki visi yang luas dalam membina olahraga tenis meja. Mempunyai kemampuan manajerial, pengabdian dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi keolahragaan.

Memahami, konsekwen dan konsisten melaksanakan AD/ART PTMSIS. Mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat tenis meja. Mampu menjalin kerja sama dengan KONI Jabar, Badan=badan usaha, instansi terkait untuk menunjang pembinaan prestasi tenis meja. Mampu menggalang kerja sama dengan badan-badan keolahragaan tingkat daerah, nasional dan internasional. “Dan terakhir adalah mampu menggalang dana untuk mengoptimalkan pembinaan prestasi tenis meja Jabar,” tutur Dadang. (Deden .GP)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY