BandungRaya

KAB BANDUNG

Menjaga Kebersihan Taman Sudah Menjadi Rutinitas

Kab. Bandung (BR).-Taman itu  bersifat dinamis yang bisa berubah sesuai dengan kebutuhan dan kondisi, kata Ir. Erwin Rinaldi, M. Sc., Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan  Pertanahan Kabupaten Bandung (Disperkimtan Kab. Bandung), Rabu, 18/4, saat dikonfirmasi mengenai keberadaan Taman Perpustakaan dan Gedung PAUD/TK dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.  Taman itu sendiri mrmpunyai beberapa fungsi, diantaranya:

1. Fungsi ekologis, taman dapat berfungsi untuk menjaga kualitas lingkungan dan dapat menjadikan suatu lingkungan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebagai fungsi ekologis, taman dapat memberikan berbagai manfaat, yaitu  : Sebagai sumber penghasil oksigen dan penyerapan karbondioksida. Pada dasarnya tumbuhan hijau yang terdapat di taman dapat melakukan fotosintesis sehingga akan mengurangi kadar karbondioksida dan menghasilkan oksigen.

Meminimalisir polusi udara. Tumbuhan di taman dapat menyerap berbagai debu dan asap kendaraan bermotor sehingga mengurangi polusi udara. . Juga sebagai Orohidrologi sehingga menjadi tempat penyimpanan air tanah, sehingga dapat menjamin pasokan air tanah, serta mencegah banjir. Taman dapat dijadikan sebagai salah satu sarana dalam upaya melestarikan lingkungan (ekosistem).

2. Fungsi sosial, taman kota dapat berfungsi sebagai sarana dalam meningkatkan interaksi sosial antar masyarakat. Sebagai fungsi ekologis, taman dapat memberikan berbagai manfaat, yaitu  :

Sebagai tempat komunikasi sosial . Taman dapat dijadikan masyarakat sebagai tempat untuk menjalin komunikasi dan menjalin interaksi antar sesama masyarakat. Sebagai sarana olahraga, bermain, dan rekreasi . Taman dapat juga dijadikan sebagai sarana olahraga, misalnya jogging. Taman dapat juga menjadi tempat bermain untuk anak-anak. Taman dapat juga dijadikan sebagai salah satu tempat rekreasi untuk bersantai dan melepas kepenatan. Sebagai landmark suatu daerah. Taman yang indah memiliki daya tarik tersendiri, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu landmark atau ikon tertentu dari suatu daerah.

Dituturkan Erwin, taman harus tetap dijaga dan dilestarikan oleh semua orang, karena taman memiliki berbagai fungsi dan manfaat bagi masyarakat, dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, diperlukan berbagai hal yang dapat dilakukan dalam melestarikan taman. “Membersihkan taman dari berbagai sampah, daun kering dan berbagai kotoran yang memberikan efek negatif dan dapat mengganggu keindahan taman. Memangkas tumbuhan secara periodik dan memotong rumput liar. Melakukan penyiraman secara rutin terhadap semua tanaman yang terdapat ditaman. Memberikan pupuk, untuk membuat tanah menjadi subur. Membasmi berbagai hama yang dapat mengganggu tanaman di taman.  Melakukan pemeriksaan rutin terhadap berbagai fasilitas yang terdapat di taman,” tegas Erwin.

Dari Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman, Ir. Erna Marlena, M. Si., yang didampingi Kasi Pertamanan, Tatang Budiman, ST., menambahkan, menjaga kebersihan kebersihan taman sudah menjadi rutinitas kegiatan. Dengan menjaga kebersihan taman akan tercipta nuansa aman, tenang, dan nyaman. Taman juga bisa menjadi edukasi psikologis pembelajaran yang memotivasi terjadinya pertukaran udara bersih disekitarnya. Lebih jelasnya taman divisualisasikan sebagai berikut:

Taman yang berisi tanaman hidup memberikan keseimbangan terhadap rumah yang dibangun dengan batu dan semen. Keseimbangan ini penting untuk membuat rumah jadi terasa lebih nyaman dan enak sebagai tempat tinggal.
Tanaman yang terdapat di taman akan memberikan kontribusi yang cukup penting untuk sirkulasi udara yang segar dan bersih bagi penghuni rumah. Terlebih jika kita tinggal di perkotaan yang tingkat polusi udaranya cukup tinggi. Di tempat semacam ini, taman dapat berperan sebagai penyangga ekosistem dan sebagai suplai oksigen dan udara bersih yang menyehatkan.
Taman juga berguna sebagai arena rekreatif yang bermanfaat bagi anggota keluarga. Apalagi bila luas eksterior taman cukup besar untuk bermain dan berkumpul bersama keluarga, tentu berguna untuk meningkatkan komunikasi.
Taman juga berguna sebagai media atau sarana untuk mengisi kegiatan penghuni rumah ataupun untuk menyalurkan hobi berkebun. Kelelahan atau stres yang dialami saat bekerja di kantor akan segera hilang dengan sekadar menyiram tanaman atau memandang dan menikmati keindahan tanaman yang ada.
“Menjaga kebersihan taman sudah menjadi rutinitas bagi kami. Sebab pada dasarnya kebersihan itu merupakan bagian dari keindahan. Dan keindahan tersebut akan menciptakan harmonisasi alam antara makhluk hidup. Jelas hal itu akan terus berkaitan sebagai bentuk interaksi pergantian udara atau oksigen. Manfaat lainnya, tubuh akan sehat karena terbebas dari berbagai polusi,” pungkas Erna. (Ki Agus N. Fattah).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

To Top