BandungRaya

KAB BANDUNG

Pegiat Medsos Bagi Takjil Gratis

Bagi-bagi takjil gratis ini digelar oleh para pegiat medsos yang tergabung sebagai member instagram Wargi @adalahkabbandung, di lampu merah Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (3/6/18).

Soreang (BR).- Sejumlah pegiat media sosial (medsos) di Kabupaten Bandung menjadikan momen bulan ramadhan sebagai ajang silaturahmi dengan menggelar buka puasa bersama atau membagi-bagikan takjil gratis.

Acara bagi-bagi takjil gratis ini digelar oleh para pegiat medsos yang tergabung sebagai member instagram Wargi @adalahkabbandung, di lampu merah Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (3/6/2018).

“Bagi-bagi takjil gratis ini baru dilakukan yang pertama kalinya. Diselenggarakan sebagai bentuk berbagai antar sesama,” kata Ketua Pelaksana bagi-bagi takjil gratis Wargi @adalahkabbandung Riyadi Putra.

Riyadi mengungkapkan, jika acara bagi-bagi takjil gratis ini dilakukan oleh para pegiat medsos di Kabupaten Bandung. “Semua yang datang kesini adalah member group WhatsApp Wargi @adalahkabbandung yang ada di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Kalau member group banyak, lebih dari 500 orang, yang datang kesini sekitar 50 orang,” ungkapnya.

Pada acara bagi-bagi takjil itu, 500 cup kolak pisang dan 1000 cup minuman teh dibagikan kepada para pengendara yang melintas di lampu merah Pemkab Bandung.

“Biaya pembuatan kolak berasal dari sodakoh sesama member, sedangkan minuman kemasan diberi oleh salah satu sponsor air minum,” tuturnya.

Selain di Soreang, Riyadi menuturkan, kegiatan serupa akan diselenggarakan kembali di Alun-alun Banjaran, Kamis (7/5) dan Alun-alun Majalaya, Minggu (10/5) mendatang.

“Masih ada dua acara lagi, di Banjaran dan Majalaya. Kan Wargi @adalahkabbandung ada di 31 kecamatan, Kabupaten Bandung luas, jadinya gak jauh ke Soreang dan deket ke Banjaran bisa ke Banjaran atau ke Majalaya,” ujarnya.

“Alhamdullilah acara pertama berjalan dengan lancar, tinggal yang ke dua di Banjaran,” ujarnya.

Salah satu member Wargi @adalahkabbandung Wulan mengatakan, kegiatan yang digagas oleh rekan-rekannya sesama member dinilai sangat positif.

“Kan kalau di group kita saling mengenal hanya via medsos. Disini kita bertemu langsung dan bisa sekaligus bersilaturahmi,” ujarnya. (Lily Setiadarma)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top