Site icon BandungRaya

Kurang Lebih Rp. 700 juta Anggaran Program Kegiatan Ds. Panyocokan Menjadi Sorotan Warga dan APH

ilustrasi korupsi dana desa

Bandungraya. net – Ciwidey | Lalainya Pengawasan yang dilakukan mulai dari DPMD, Inspektorat Provinsi/Kabupaten, serta pihak Kecamatan, terhadap program kegiatan baik yang bersumber dari APBN, APBD provinsi maupun APBD Kabupaten, hal ini memberikan peluang terjadinya pelanggaran pelanggaran dan indikasi Korupsi di Desa.

Seperti terjadi dan terungkap di Desa Panyocokan Kec. Ciwidey Kab. Bandung, beberapa titik dan point kegiatan diduga diselewengkan oleh Kepala Desa dan Plt. Kepala Desa sebelumnya.

Ditenggarai kurang lebih Rp. 700juta Anggaran yang bersumber dari DD, bangub dan Raksa Desa, di Desa Panyocokan Kec. Ciwidey Kab. Bandung menjadi ajang indikasi penyelewengan Anggaran.

Seperti diberitakan sebelumnya Ketua Tim Monev Kecamatan A. A. Hernawan ( sekcam) diruang kerjanya mengatakan sebagai lembaga pengawasan dan pembinaan bagi Desa, pihaknya sudah mengingatkan terhadap kades terkait realisasi Bantuan Gubernur dan Raksa Desa, ujarnya.

Namun menurutnya, bila kegiatan hingga saat ini belum direalisasikan yang dibiayai Bangub, ” bila belum direalisasikan mungkin saja terjadi TGR kan lagi (Dana di kembali ke kasda Provinsi Jawa Barat ) baik itu Raksa maupun Bangub “, terangnya.

Ditegaskannya, bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan ke pihak pemerintah Desa ( Kades Panyocokan) terkait Bangub dan Raksa Desa, namun terkesan tidak dianggap dan diabaikan, jangan salahkan pihak kecamatan bila nanti hal tersebut terhendus baik oleh pihak inspektorat dan DPMD provinsi Jawa Barat, Ungkap Sekcam.

Dikatakan Kadis DPMD kab. Bandung H. Tata Irawan sebelumnya bahwa untuk pengawasan Bantuan Gubernur dan Raksa Desa itu kewenangannya ada di DPMD dan inspektorat provinsi jawa barat, sedangan pihak DPMD kab. Bandung hanya sebagai pendamping saja.

Sementara sumber lain bandungraya. net info didapat bahwa hasil Riksus pihak Inspektorat berdasarkan permintaan Tim Penyidik Polresta Bandung, terhadap realisasi Anggaran DD dengan peruntukan Pembangunan Sarana Olah Raga yang menghabiskan Anggaran kurang lebih Rp. 500juta masih dalam penyusunan.

Sedangkan berkaitan dengan belum direalisasikannya Bantuan Gubernur dan Raksa Desa, hingga kini Kepala Desa Panyocokan belum juga memberikan keterangan dan klarifikasinya, dan berdasarkan info didapat saat ini kades dalam kondisi perawatan karena sakit yang dideritanya. ( BR. 01 )

Exit mobile version