Site icon BandungRaya

Kasus Puluhan Guru Tidak Dibayar Honor Alasan Pandemi Covid-19

3686f3aa a47d 4771 b593 5cd58eba24d6

Bandungraya. net-Pasirjambu | Puluhan Guru di SMPN 1 Pasirjambu sudah tepat setahun tidak diberikan honor oleh pihak sekolah. Padahal mereka meski berstatus guru esculd, namun mereka dalam melaksanakan tugasnya tidak sembarangan melainkan berdasarkan Surat Keputusan yang dikeluarkan dan ditanda tangani oleh pihak sekolah.

Disinilah covid-19, menjadi alasan para kepala sekolah untuk tidak membayar para guru tersebut, seperti diutarakan Nandang Kepala SMPN 1 Pasirjambu di ruang kerjanya, Rabu (03/03/2021) kemarin.

Menurutnya, bahwa hal tersebut telah disepakati oleh semua kepala sekolah yang ada digugus III, bahwa semua sekolah yang ada digugus tiga tidak membayar guru esculd, dengan alasan tidak ada kinerjanya.

Disinilah rasa kemanusiaan dari pihak sekolah yang ada di gugus 3, patut dipertanyakan dan menjadi bahan pertimbangan bagi pihak Dinas Pendidikan untuk meningkatkan pembinaan tentang nilai nilai kemanusian terhadap para Kepala sekolah yang ada dikab. Bandung, dalam menghadapi bencana non alam, seperti pandemi covid 19.

” Karena bencana covid 19 sangat tidak diharapkan oleh para guru yang ada dikab. Bandung “.

Selain itu terkuak pula bahwa di smpn 1 pasirjambu kab. Bandung masih melakukan penahanan ijazah siswa yang telah lulus dalam menuntut ilmu di smpn tersebut, apa alasan wallahualam.?!

Dengan kejadian tersebut pihak Dinas Pendidikan kab. Bandung, Inspektorat serta APH sebaiknya segera melakukan penelusuran kejadian tersebut, karena Pemerintah tidak mungkin melakukan penghapusan dalam pencairan Dana BOS untuk smpn 1 Pasirjambu kab. Bandung.

” Tidak mungkin Dana BOS smpn Pasirjambu Tahun Anggaran 2019-2020 Tidak Cair “.

Disamping itu, bila berbicara jam mengajar apakah para Tenaga Pendidik atau Kependidikan layak mendapatkan Tunjangan Profesi dalam kondisi Pandemi covid 19, bukan rahasia lagi kinerja Guru pada saat pandemi covid 19, sudahkah mereka memenuhi jam mengajar sesuai dengan ketentuan Tunjangan Sertifikasi,!?.

Dikhawatirkan hal serupa terjadi pula disekolah negeri/swasta lainnya yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan Kab. Bandung. (BR. 01 )

Exit mobile version