Site icon BandungRaya

Gagalkah Sahrul Gunawan Menjadi Wakil Bupati Bandung, Kita Tunggu Putusan MK Hari Ini.

WhatsApp Image 2021 03 18 at 05.49.35

Bandungraya.net-Soreang | Siapa yang tidak mengenal nama Sahrul Gunawan? Mantan aktor yang sangat dikagumi berkat parasnya yang tampan.

Setelah mendapatkan karir yang gemilang di dunia aktor, kini Sahrul Gunawan mencoba mengadu nasib dan ikut sebagai pendamping Dadang Supriatna di Pilkada Kabupaten Bandung.

Dengan harapan karir politiknya yang tergabung kedalam paslon bupati dan wakil bupati nomer 3 yaitu Dadang Supritana – Sahrul Gunawan, akan secemerlang karir acting yang pernah ia lakoni.

Tidak ada jalan yang singkat menuju karir politik yang cemerlang, ternyata paslon nomer 3 diduga telah melalukan kecurangan kecurangan dalam proses pilkada kab. Bandung lalu.

Dugaan pelanggaran pilkada yang dilakukan oleh paslon nomer 3 berupa pelanggaran tersturuktur, sistematis dan massif (TSM) yang kini telah diproses di MK dan akan putuskan pada hari ini Pukul 09.00 wib oleh Makamah Konstitusi, Bagaimana akhir keputusan MK nanti.

Sesuai dengan surat dari MK, pengajuan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020 teregistrasi dengan Nomor Perkara 46/PHP.BUP-XIX/2021 yang diajukan oleh Pemohon Hj. Kurnia Agustina dan Drs. Usman Sayogi JB., M.Si melalui kuasa hukum Mellisa Anggraini dan Unoto Dwi Yulianto pada tanggal 18 Desember 2020 pukul 20:23 WIB.

Sidang yang digelar pada tanggal 24 Februari 2021 hingga saat ini masih menunggu hasil putusan dari MK.

Dilantiknya Sahrul Gunawan sebagai Wakil Bupati Bandung tergantung dari putusan hasil sidang perkara PHP di MK hari ini.

Menurut saksi ahli pemohon yakni Marurar Siahaan, janji – janji yang diberikan oleh paslon nomer 3 itu telah masuk kedalam ranah (TSM) dalam bentuk kartu – kartu praktis untuk warga.

Didalam pasal 73 ayat (1) UU No. 10 tahun 2016 menyatakan calon dan atau tim kampanye dilarang menjanjikandan/atau memberikan uangatau materinya lainnya untuk memengaruhi penyelengagara pemulihan dan/atau pemilih.

”Maka dari itu, langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh MK sesuai dengan Pasal 73 tersebut yaitu dapat berupa diskualifikasi, pemungutan suara ulang, atau langkah lainnya,” ujar Maruarar Siahaan dalam artikel resmi MK.

Akankah Sahrul Gunawan dilantik menjadi Wakil Bupati Bandung?
Benarkah aktor yang memiliki paras tampan ini melakukan kecurangan?
Yang penting masyarakat umum atau khususnya masyarakat Kabupaten Bandung tetap percaya atas apapun hasil yang di proses di MK untuk kemajuan daerah dan negaranya, hapuskan kecurangan Pilkada! (**)

Exit mobile version