Site icon BandungRaya

Hindari Minuman Bersoda Saat Buka Puasa, Ini 5 Dampak dan Bahayanya

minuman bersoda meneror kesehatan kita

Bandungraya.net – Bandung | Kekurangan cairan dalam tubuh pasti akan dialami setiap orang yang menjalani ibadah puasa. Hal ini membuat seseorang menjadi mudah lemas, karena sebanyak 60-70 persen tubuh terdiri dari cairan.

Untuk itu, saat berbuka puasa tubuh membutuhkan asupan minuman yang sehat, misalnya air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Namun, nyatanya kebanyakan orang justru memilih berbagai minuman lain, salah satunya soda.

Faktanya, selama bulan Ramadan minuman jenis ini seharusnya dihindari. Pasalnya, minuman bersoda bisa menyebabkan masalah pencernaan, salah satunya meningkatkan asam lambung dan memperlambat proses pencernaan di dalam tubuh.

Selain itu, ada beberapa dampak berbahaya lainnya jika sering berbuka puasa dengan minuman bersoda. Berikut seperti dirangkum dari laman Eat This, yang dilansir detikcom.

1. Obesitas

Tidak heran jika minuman bersoda sangat berkaitan dengan obesitas. Ini karena, dalam satu kaleng soda mengandung sekitar 140 kalori. Jika dikonsumsi setiap hari selama bulan Ramadan, bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan.

2. Diabetes

Minuman bersoda juga bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Lonjakan gula dari soda akan memaksa tubuh untuk mengubah gula menjadi lemak di hati.

Penelitian yang dipublikasi di Yale Journal of Biology and Medicine menunjukkan pemanis buatan yang ada pada minuman bersoda bisa meningkatkan keinginan seseorang untuk mengkonsumsi gula. Hal inilah yang bisa memperbesar risiko terkena diabetes.

3. Kembung

Keseringan mengkonsumsi soda bisa membuat perut terasa kembung. Gas dari soda yang menumpuk di usus akan membuat perut buncit dan tidak nyaman. Akibatnya orang yang sering minum soda akan lebih sering buang angin atau kentut.

4. Kelebihan lemak di pinggang

Sering berbuka puasa dengan minuman bersoda juga bisa menyebabkan lemak berlebih yang menumpuk di pinggang. Gula rafinasi yang ada di dalam soda cepat diserap, yang menyebabkan gula darah bisa melonjak naik.

Lonjakan gula darah yang tiba-tiba ini akan memicu produksi insulin dan bisa mengubah gula tersebut menjadi lemak, terutama di bagian pinggang.

5. Asam lambung

Terlalu sering minum soda saat berbuka puasa juga bisa menyebabkan asam di lambung naik ke tenggorokan. Selain itu, kafein penambah asam yang banyak ditemukan dalam soda bisa meningkatkan risiko mulas hingga tukak saluran pencernaan bagian atas. ***

Exit mobile version