Site icon BandungRaya

Polres Sumedang Dalam Kajian Ramadan Hadirkan Ustadz K.H. Taufiqurrahman, SQ

f15aed1a b63a 417e bcea ee5803a29382

Bandungraya. net – Sumedang | Sepekan lalu Polres Sumedang menghadirkan Ust Das’ad Latif, dan pekan ini Polres Sumedang pun kembali menghadirkan seorang mubaligh terkenal dalam kajian Ramadhan.

Acara tersebut, seperti biasanya diikuti oleh para anggota Polsek melalui zoom meeting di masing-masing wilayahnya, mengingat masih dalam keadaan pandemi Covid-19.

Dimana dalam kajian kali ini, Polres Sumedang menghadirkan Ustadz K.H. Taufiqurrahman, SQ. yang sering muncul dalam berbagai acara pengajian di layar televisi Indonesia.

Selain Kapolres tampak hadir pula dalam kajian tersebut, Forkopimda, Da’i Kamtibmas dan para PJU Polres Sumedang.

“Alhamdulillah, dengan di hadirkannya Ustadz K.H. Taufiqurrahman SQ, di mesjid Al Hidayah ini adalah untuk memberikan kajian di bulan Ramadhan terhadap anggota yang berada di jajaran Polres Sumedang,” kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, Ustaz Taufiqurrahman dikenal sebagai Ustaz Pantun, karena memang memiliki gaya unik tersendiri saat memberikan tausiyah.

Ustadz muda yang satu ini selalu menyelipkan pantun-pantun unik dan lucu dalam setiap ceramahnya.

Dalam kajiannya kali ini, Ustad Taufiqurrahman mengajak para jama’ah untuk mengkaji Surah Ali ‘Imron ayat 133 dan 134.

Surah Ali ‘Imran ayat 133 menyebutkan bahwa salah satu ciri orang bertakwa adalah menyegerakan untuk memohon ampunan ketika ia melakukan kesalahan.

“Allah SWT telah menegaskan dalam Surat Ali Imran ayat 133 bahwa ampunannya sangat luas bagi yang bertaubat dengan sungguh-sungguh,” terangnya.

Sementara ayat 134 berbunyi ;

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS: Ali Imran ayat 134)

“Golongan takwa pertama yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya saat keadaan baik atau lapang, banyak harta dan saat dalam keadaan buruk, sempit atau sedikit harta.” lanjutnya.

Terpantau, dalam acara kajian Ramadhan kali ini, Kapolres Sumedang memberikan santunan kepada 20 orang anak yatim. (BR 11)

Exit mobile version