Site icon BandungRaya

Hati-hati Pemotor, Aksi Begal dan Jambret di Kawasan Stadion GBLA

WhatsApp Image 2021 06 05 at 13.42.31

Bandungraya. net – Bandung | Unit Reskrim Jajaran Polsekta Gedebage tengah mengungkap terkait maraknya Aksi Begal dan Jambret di kawasan stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung.

Hal ini, sangat meresahkan dan patut mendapat perhatian dari semua pihak. Sehingga masyarakat pun, harus berhati-hati jika berkegiatan di sekitaran GBLA, upayakan bila berkendara jangan sendirian karena para jambret, pelaku begal selalu mengincar di saat kita lengah.

Seperti yang di alami Dwi Septi Anggraini, salah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta di kota Bandung, yakni warga Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Ia pun menuturkan, bahwa dirinya pernah menjadi korban Jambret di kawasan GBLA.

“Peristiwa tersebut, terjadi ketika pulang kerja dalam perjalanan ke rumahnya menuju Desa Cibiru Hilir yang melintasi kawasan stadion GBLA, pada Kamis 3 Juni 2021, sekitar pukul 16.30 Wib,” ungkapnya.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan oleh pihak korban ke Polsekta Gede Bage pada hari Jum’at tanggal 4 Juni 2021. Atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP/39/VI/2021/JBR/RESTABES BDG/SEKTOR GEDEBAGE.

Adapun kronologisnya, pada saat itu tepatnya ketika berada di kawasan GBLA tiba-tiba korban dipepet dua orang yang mengendarai motor Matic warna putih, dan menarik paksa tas korban dari arah sebelah kiri hingga putus, beruntung korban tidak terjatuh dari motor.

Pelaku jambret berhasil membawa tas kulit hitam, berisi satu buah Hp mrek OPPO A3S, berikut kunci kantor tempat korban bekerja.

Aksi begal tersebut terbilang nekat, karena di saat bersamaan tengah dilaksanakan pula Ops Yustisi di kawasan GBLA. Meskipun korban sempat menjerit minta tolong, namun pelaku jambret berhasil kabur kearah Mesjid terapung.

Menurut keterangan Korban, pada saat dirinya melapor, Personel Unit Reskrim Mapolsek Gedebage pun sempat bercerita terkait rawanya kawasan GBLA tersebut. Mereka menghimbau agar masyarakat berhati-hati. Pelaku begal pernah ada yang ketangkap dan sekarang berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketum Barisan Pendukung jokowidodo (BPJW) Elvin Sibarani, pihaknya berharap agar Pemkot Bandung segera memasang kamera pengawas di setiap sudut karena tingginya aktivitas masyarakat disekitar kawasan GBLA.

“Bilamana terjadinya tindakan kriminal, aparat penegak hukum dapat dengan mudah mendeteksi para pelaku kejahatan. Sekalipun, pengamanan suatu wilayah bukan tangung jawab aparat penegak hukum saja, tapi semua stakeholder harus berperan aktif sesuai kewenanganya masing-masing,” ujarnya. (BR-11)

Exit mobile version