Bandung,
| Pemerintah Desa Marga Mekar, Kecamatan Pangalengan, mulai memantapkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Ade Wahyu, pemerintah desa menggelar rapat pembentukan Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) sekaligus menyusun petugas upacara sebagai langkah awal memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, meriah, dan penuh makna.
Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Desa Marga Mekar, Jumat (17/7/2027), dihadiri Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Ketua RT dan RW, Karang Taruna, kader PKK dan Posyandu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyambut momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, Ade Wahyu menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, HUT RI merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, serta membangkitkan semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia.
Ia menjelaskan, pelaksanaan upacara bendera dan pawai alegoris tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Yon Zipur 3. Berbagai kegiatan yang akan digelar diharapkan mampu melibatkan seluruh lapisan masyarakat sehingga peringatan Hari Kemerdekaan benar-benar menjadi pesta rakyat yang sarat nilai kebersamaan.
Ade Wahyu menilai, keberhasilan sebuah peringatan bukan hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, melainkan juga oleh kesiapan panitia, soliditas kerja sama, serta partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, pembentukan panitia sejak dini menjadi langkah strategis agar setiap tugas dapat dijalankan secara maksimal.
Sebagai kepala desa, Ade Wahyu terus mendorong pola kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat dalam setiap program pembangunan maupun kegiatan sosial. Baginya, kemajuan desa hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur masyarakat berjalan bersama dalam semangat persatuan.
Ia pun mengingatkan panitia PHBN yang telah terbentuk agar menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Kekompakan, koordinasi, serta komunikasi yang baik antarpanitia menjadi kunci utama suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut Ade Wahyu, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga kerukunan, mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Desa Marga Mekar yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.



