Bandung,
| Penantian panjang warga Kampung Rantaya RW 14, Desa Persiapan Mekarwangi, akhirnya mulai terjawab. Akses air bersih yang selama ini menjadi persoalan mendasar kini hadir melalui pembangunan jaringan air dari sumber Cihampelas.
Program ini direalisasikan melalui dukungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dengan panjang jaringan mencapai 1.300 meter. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi titik balik bagi warga yang sebelumnya harus berjuang keras memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Air bersih bukan sekadar kebutuhan, melainkan fondasi kehidupan. Dengan mulai mengalirnya jaringan ini, harapan akan hidup yang lebih sehat, lingkungan yang lebih layak, serta aktivitas masyarakat yang lebih produktif kian terbuka.
Kepala Desa Persiapan Mekarwangi, Dadang Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui BBWS. Menurutnya, pembangunan ini adalah bukti nyata bahwa kebutuhan dasar masyarakat tidak lagi diabaikan.
Dadang juga menyampaikan terima kasih kepada Vena Andriawan yang terus memberikan dukungan dan pembinaan dalam mendorong pembangunan di wilayahnya, Senin (4/5/26)
Pembangunan jaringan air bersih ini bukan hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup masyarakat desa. Pemerintah desa mengajak seluruh warga untuk menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya terus mengalir tanpa henti.
Dadang menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak berhenti pada selesainya proyek, melainkan pada kebermanfaatannya bagi masyarakat.
“Air bersih adalah hak dasar. Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bukti kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan rakyat. Kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara nyata dan bersama-sama menjaga agar tetap berfungsi untuk generasi mendatang,” pungkasnya. ***



