CIANJUR,
| Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Cianjur (AMAR) menggelar aksi penolakan terhadap karnaval Mahkota Binokasih Sanghyang Pake di Kabupaten Cianjur. Aksi tersebut mencuat di tengah kondisi masyarakat yang masih dilanda kesulitan akibat bencana pergerakan tanah.
AMAR juga menyuarakan keberatan atas penggunaan anggaran negara untuk kegiatan karnaval, sementara sejumlah korban bencana masih terlantar dan belum mendapatkan solusi yang jelas dari pemerintah, meskipun peristiwa tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Karnaval budaya Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dinilai oleh aktivis AMAR sebagai bentuk pemborosan anggaran, sekaligus mencerminkan kurangnya kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
Terlebih, hingga kini masih terdapat korban bencana gempa 2021 di Cianjur yang hak-haknya dinilai belum sepenuhnya terpenuhi, baik dari sisi hunian layak maupun pemulihan ekonomi.
Koordinator aksi AMAR, Ismat Nasrullah, mengatakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake merupakan simbol luhur warisan budaya Sunda yang melambangkan peran seorang raja sebagai pelindung dan penebar kasih bagi rakyatnya. Nilai tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi pengingat bagi para pemimpin untuk mengutamakan kesejahteraan masyarakat, bukan justru dijadikan dasar untuk menggelar perayaan di tengah penderitaan rakyat.
“Dalam pandangan kami, karnaval ini tidak mencerminkan makna sejati dari simbol tersebut, melainkan berpotensi menjadi bentuk pemborosan anggaran di saat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sedang tertekan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ismat menambahkan bahwa kritik AMAR juga diarahkan kepada kepemimpinan daerah yang dinilai kurang peka terhadap situasi yang dihadapi warga. Di saat banyak masyarakat masih bergelut dengan dampak bencana dan kesulitan ekonomi, penggunaan dana publik untuk kegiatan seremonial dipandang sebagai langkah yang tidak tepat.
“Kami mempertanyakan tujuan di balik penyelenggaraan karnaval tersebut, apakah benar untuk kepentingan budaya atau justru sarat dengan kepentingan lain,” sambungnya.



