Home / BISNIS / Detail

Aurora Ventures Resmi Hadir, Dorong Peluang Pendanaan yang Lebih Setara bagi Founder Perempuan

Pewarta Editor
Pewarta: DANRU Editor: BR.NET Jumat, 05 Juni 2026 01:10 WIB
Aurora Ventures Resmi Hadir, Dorong Peluang Pendanaan yang Lebih Setara bagi Founder Perempuan
Arsen-Founder & CEO inDrive, Isabella Ghassemi-Smith - Head of Awards, Helena Haykin - Director of Mergers & Acquisitions, Andries Smit -Chief Growth Businesses Officer.

Jakarta, BR.NET | Perkembangan ekosistem startup di berbagai negara berkembang terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun di tengah pertumbuhan tersebut, founder perempuan masih menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan akses pendanaan dan dukungan investasi yang setara.

Melihat kondisi tersebut, Aurora Ventures resmi diluncurkan sebagai program investasi tahap awal yang berfokus mendukung founder perempuan di emerging markets. Program ini mendapat dukungan dari inDrive, platform mobility dan delivery global yang telah berkembang menjadi unicorn di berbagai negara berkembang, termasuk kawasan yang menjadi fokus investasi Aurora Ventures.

Peluncuran Aurora Ventures dilakukan setelah suksesnya penyelenggaraan Aurora Tech Award 2026 di Santiago, Chile. Tahun ini, ajang tersebut mencatat rekor lebih dari 3.400 pendaftar dari berbagai negara. Salah satu founder asal Nigeria, Adeola Ayoola-Famasi, berhasil masuk dalam jajaran 10 finalis terbaik.

Selain Adeola, daftar finalis Aurora Tech Award 2026 juga diisi oleh founder perempuan dari berbagai negara berkembang, di antaranya Adriana Gonzalez-Tizo (Panama), Angela Acosta-Morado (Kolombia), Catalina Isaza dari Innmetec (Kolombia), Estefania Abello dari Muta (Kolombia), Maria Kawas dari Domestik (Chile), Mariana Zuliani dari OncoAI (Brasil), Mercedes Bidart dari Quipu (Kolombia), Patricia Florencia dari Pilou (Meksiko), serta Penny Musengi dari Pesira Technologies (Kenya).

Aurora Ventures dibentuk berdasarkan data dan pengalaman selama lima tahun penyelenggaraan Aurora Tech Award yang menunjukkan masih besarnya kesenjangan akses pendanaan bagi founder perempuan, khususnya di kawasan TimurĀ  Tengah & Afrika Utara, Afrika, dan Amerika Latin. Meski banyak startup perempuan menunjukkan pertumbuhan bisnis yang kuat dan efisien, mereka dinilai masih sering undervalued dan kurang mendapat perhatian dari investor tradisional.

Riset terbaru Aurora yang melibatkan lebih dari 900 founder dari 127 negara juga menemukan bahwa founder perempuan masih menghadapi tantangan berupa "competence scepticism" atau keraguan terhadap kemampuan mereka, serta tuntutan pencapaian bisnis yang lebih tinggi.

Melalui Aurora Ventures, program ini akan memberikan investasi sebesar US$180 ribu hingga US$250 ribu pada tahap pengembangan awal dan pendanaan awal startup. Selain pendanaan, Aurora Ventures juga menyediakan akses jaringan, mentoring, serta dukungan operasional untuk membantu startup berkembang menuju tahap pendanaan berikutnya dengan peluang yang lebih setara.

Sponsored Content
Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar