Home / REGIONAL / Detail

Belum Ada Mufakat Revitalisasi Pasar, Pemdes "Ngeyel" Ini Klaim Warga Pasar Cimalaka

Pewarta Editor
Pewarta: GANDI Editor: DANRU Kamis, 09 April 2026 16:41 WIB
Belum Ada Mufakat Revitalisasi Pasar, Pemdes "Ngeyel" Ini Klaim Warga Pasar Cimalaka

Sumedang, (BR.NET).– Warga Pasar Cimalaka menyuarakan keberatan terhadap rencana revitalisasi Pasar Desa Cimalaka, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Mereka menilai proses yang dilakukan pemerintah desa tidak partisipatif dan mengklaim belum ada musyawarah mufakat sebagaimana yang disampaikan pihak desa.

Aspirasi tersebut disampaikan usai audiensi dengan DPRD Kabupaten Sumedang pada 8 April 2026. Ketua Ikatan Warga Pasar Cimalaka (IKWAPACI), Dian Kusdian, hadir didampingi pengurus dan perwakilan pedagang.

“Musyawarah pada 30–31 Maret 2026 belum memenuhi unsur keterwakilan dan tidak menghasilkan kesepakatan bersama,” ujar Dian.

Ia menjelaskan, jumlah peserta musyawarah sangat terbatas. Dari tujuh orang yang diundang, hanya lima yang hadir, sehingga dinilai tidak dapat mewakili seluruh pedagang dan masyarakat terdampak.

“Kalau hanya segitu yang hadir, tidak bisa disebut mewakili. Kami keberatan jika hasilnya dianggap sebagai mufakat,” tegasnya.

Warga juga menyoroti pernyataan pihak desa dan kecamatan yang menyebut telah terjadi kesepakatan. Mereka menilai klaim tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Faktanya belum ada mufakat. Yang terjadi justru penggiringan agar segera disetujui. Kami merasa tertekan dan tidak diberi ruang diskusi yang terbuka dan adil,” ungkapnya.

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

// ========================================== // 2. SISTEM CACHE SEDERHANA (SIMPAN) // ========================================== // Ambil semua kode HTML yang sudah direkam dari atas sampai bawah $html_tersimpan = ob_get_contents(); // Simpan HTML tersebut ke dalam file cache (misal: cache/8f1b...html) file_put_contents($file_cache, $html_tersimpan); // Tampilkan HTML ke pengunjung pertama yang memicu pembuatan cache ini ob_end_flush(); ?>