Bobang Noorisnan Pelita, M.Ag, Wakil Ketua Program Ekonomi dan Tarbiyyah Yayasan Harmoni Cendikia, menegaskan bahwa kesuksesan KPPM ini adalah wujud nyata Tridarma Perguruan Tinggi. Menurutnya, kolaborasi ini berhasil menjembatani teori akademik dengan kebutuhan praktis masyarakat desa.
Visi "Sarjana Desa" dari Pemerintah Setempat
Kepala Desa Bojongsari, *Asep Sunandar, S.Ap*, menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengakui bahwa hasil observasi dan program mahasiswa sangat membantu pemerintah desa dalam menentukan arah kebijakan yang berbasis pada potensi SDM dan SDA yang ada.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Sunandar juga melontarkan gagasan progresif untuk masa depan Bojongsari. "Kami merencanakan adanya program Sarjana Desa yang dibiayai oleh desa. Harapannya, mereka akan menjadi motor penggerak untuk membangun dan mengelola potensi desa secara profesional di masa depan," pungkasnya.
Penutupan KPPM ini diakhiri dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, menandai babak baru kolaborasi antara akademisi, yayasan, dan pemerintah desa dalam membangun kemandirian lokal.***



