Bandung (BR.NET).-Warga Kampung Keneng, Londok, Dewata, dan Pangranggong mengapresiasi kinerja Bupati Bandung serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung atas terealisasinya pembangunan jalan yang kini mulus dan nyaman dilalui.
Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Kecamatan Ciwidey, Jajang Supendi, S.AP., mengatakan bahwa jalan yang telah digunakan warga sejak sekitar 80 tahun pasca Indonesia merdeka tersebut kini kondisinya jauh lebih baik.
“Jalan Keneng–Londok–Pangranggong, Alhamdulillah berkat perhatian Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna, jalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer ini, dengan 3,2 kilometer di antaranya dikerjakan pada Tahun Anggaran 2025, kini sudah mulus. Lebar jalan mencapai 5 meter dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Jajang, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, warga berharap pembangunan jalan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dituntaskan pada Tahun Anggaran 2026.
Sementara itu, sejumlah pengguna jalan yang berdomisili di Kampung Pangranggong berharap kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUTR agar program Jalan Mulus dapat dilanjutkan hingga perbatasan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut.
“Kami sangat merasakan manfaat jalan yang sudah mulus ini, meskipun saat ini belum sampai ke perbatasan,” ujar salah seorang warga.
Hal senada disampaikan Maman, warga Pangranggong. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna atas perhatiannya kepada warga Pangranggong, Londok, dan Dewata,” ucapnya.
Apresiasi juga datang dari Roni, warga Kampung Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu. Ia mengaku pulang ke kampung halaman setiap minggu karena bekerja di kawasan Cibaduyut, Kota Bandung.
“Sekarang perjalanan terasa lebih ringan dan cepat karena jalannya sudah bagus. Kami warga Dewata sangat bersyukur, setelah sekian tahun jalan ini tidak pernah tersentuh pembangunan, kini menjadi mulus dan nyaman dilalui,” tuturnya.
Roni berharap pada tahun 2026 ini pembangunan jalan dapat dilanjutkan hingga benar-benar mencapai perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. ***



