| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menegaskan komitmennya memberantas judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur pemerintahan.
Komitmen itu diwujudkan melalui Deklarasi ASN Berintegritas Tolak Judi Online dan Judi Konvensional yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung, di Ballroom Grand Sunshine, Rabu, 30/9/26. Deklarasi diikuti ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa di Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung, Kang Dadang Supriatna bersama Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Hermawan dan sejumlah pejabat menandatangani deklarasi tersebut.
KDS mengatakan, berdasarkan laporan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung, terdapat 1.060 ASN yang terindikasi terlibat judi online.
"Sebanyak 1.060 orang ASN yang terjebak dalam kegiatan judi online. Maka saya mengingatkan seluruh ASN Kabupaten Bandung, jangan terlibat judi online. Stop judi online," kata KDS.
Ia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung memberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan terhadap ASN yang terbukti terlibat judi online.
Kang Dadang Supriatna menilai perjudian tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi, tetapi juga dapat merusak integritas dan karakter aparatur. Karena itu, ia meminta seluruh ASN saling mengingatkan dan menjaga lingkungan pemerintahan tetap bersih dari praktik perjudian.
Dalam deklarasi tersebut, para aparatur menyatakan menolak dan tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, termasuk tidak memfasilitasi maupun mempromosikannya.
Mereka juga berkomitmen tidak menggunakan penghasilan, fasilitas, atau sumber daya kedinasan untuk kegiatan perjudian, menjaga integritas dan nama baik ASN, serta mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan perjudian.
Selain itu, aparatur diwajibkan mematuhi ketentuan disiplin ASN, melaporkan dugaan perjudian melalui mekanisme yang berlaku, serta bersedia menerima konsekuensi sesuai ketentuan apabila melakukan pelanggaran.
KDS berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi komitmen bersama untuk memperkuat integritas aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia pun mengapresiasi Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung yang menggagas deklarasi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga integritas aparatur.
"Terima kasih kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung yang telah menginisiasi deklarasi ini. Ini bukan sekadar tanda tangan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga integritas, saling mengingatkan, dan memastikan pemerintahan Kabupaten Bandung bebas dari judi. Kita jaga kekompakan, kita jaga keharmonisan, dan kita berlomba-lomba dalam kebaikan," tutup KDS.



