Home / PERISTIWA / Detail

Camat Karangpawitan Evaluasi dan Bubarkan Panitia Liga Desa/Kelurahan

Pewarta Editor
Pewarta: TATANG Editor: BR.NET Jumat, 17 Juli 2026 13:07 WIB
Camat Karangpawitan Evaluasi dan Bubarkan Panitia Liga Desa/Kelurahan

Garut, BR.NET | Camat Karangpawitan, Drs. Anas Aolia Malik, memimpin kegiatan evaluasi sekaligus pembubaran Panitia Turnamen Bola Voli Liga Desa/Kelurahan Piala Bupati Garut Tahun 2026 tingkat Kecamatan Karangpawitan. Acara tersebut digelar di Warung Ayam Bakar Syipa, Kampung Kertasari, Desa Cimurah, Jumat (17/7/2026) pukul 16.00 WIB.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Karangpawitan Drs. Anas Aolia Malik selaku pembina turnamen, Sekretaris Kecamatan Karangpawitan Taufik Buldani yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana, jajaran panitia yang didominasi komunitas pecinta bola voli U40+ Kecamatan Karangpawitan, Ketua KOK Kecamatan Karangpawitan Encang Setiawan, serta Kasi Trantib.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pelaksana Taufik Buldani mengucapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan Turnamen Bola Voli Liga Desa/Kelurahan tingkat Kecamatan Karangpawitan.

"Alhamdulillah, turnamen dapat terlaksana dengan baik. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah berjibaku menyukseskan kegiatan ini dari awal hingga selesai," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Hedi Hanapi, mewakili bendahara yang berhalangan hadir karena sakit, memaparkan laporan pertanggungjawaban keuangan berupa rincian pemasukan dan pengeluaran anggaran selama pelaksanaan turnamen.

Pada kesempatan tersebut, Camat Karangpawitan Drs. Anas Aolia Malik memberikan apresiasi kepada seluruh panitia atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menyelenggarakan turnamen.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja tanpa pamrih. Berkat kerja sama bapak dan ibu semua, Turnamen Bola Voli Liga Desa/Kelurahan Piala Bupati Tahun 2026 dapat berlangsung dari awal hingga akhir dengan lancar, tertib, aman, dan tanpa kendala berarti," katanya.

Meski demikian, Anas menyampaikan beberapa catatan evaluasi terkait penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, anggaran sebesar Rp15 juta yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Garut untuk setiap kecamatan dinilai belum memadai, terutama bagi kecamatan yang memiliki jumlah desa dan kelurahan cukup banyak.

Sponsored Content
Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar