Sebagaimana diketahui, Sekolah Indonesia Singapura didirikan pada 20 Mei 1969 dan menjadi satu-satunya sekolah Indonesia di Singapura. Penyelenggaraan SIS mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tanggal 7 Oktober 1967 dengan Kepala Perwakilan RI sebagai penanggung jawab. Pada 29 Maret 2016, SIS diakui sebagai salah satu sekolah swasta di Singapura dan resmi berganti nama menjadi Sekolah Indonesia (Singapura) Limited atau SIS Ltd.
Sekolah Indonesia Singapura menyediakan layanan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Peserta didik berasal dari anak-anak diplomat Indonesia, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia, ekspatriat, serta diaspora Indonesia di Singapura. Saat ini, SIS juga terbuka bagi warga negara Indonesia yang menetap di Singapura dan mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SIS.

“Tentu saja kerja sama strategis dan saling menguntungkan antara Sekolah Indonesia Singapura dan Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI kami sambut dengan penuh suka cita. Kolaborasi ini mencakup bidang akademik, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga internasionalisasi pendidikan,” pungkas Semuel yang belum genap satu tahun menjabat sebagai Kepala Sekolah SIS.***



