| PT. Garudafood Putra Putri Jaya Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar Kick Off Program “Bijak Jajan Cinta Bumi” di SDN Tegal Kalong, Kabupaten Sumedang, Jumat (25/9/2026).
Program edukatif tersebut mengajak siswa untuk membangun kebiasaan sejak dini dalam memilih jajanan yang aman sekaligus memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan dihadiri Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan, Kepala SDN Tegal Kalong Siti Masitoh, Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood Dian Astriana, Head of Business Unit Sumedang Doni Soekarno, serta jajaran Garudafood dan mitra pengelolaan sampah.
Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi inisiatif Garudafood yang dinilainya sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang membangun kesadaran lingkungan sejak usia sekolah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, saya menyampaikan terima kasih kepada PT Garudafood yang telah menginisiasi acara yang sangat bermakna, bermanfaat, dan tentunya memberikan dampak melalui program Bijak Jajan Cinta Bumi,” ujar Dony.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, termasuk membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya.
Bupati Dony kemudian mengajak para siswa memahami perbedaan sampah organik dan anorganik. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti plastik, botol dan kertas perlu dipilah agar dapat dikelola lebih lanjut.
“Bapak ingin semuanya bertekad dan berjanji untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah,” kata Dony
Ia juga meminta pihak sekolah membiasakan pemilahan sampah di lingkungan kelas dan sekolah, mulai dari tempat sampah terpisah hingga pengelolaan sampah secara komunal.
Bupati Dony mengatakan, bahwa kebiasaan menjaga lingkungan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemkab Sumedang menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan.
“Ini ikhtiar kami untuk mencintai lingkungan. Kita ingin Sumedang menjadi kota yang livable, kota yang nyaman dan dicintai,” ujarnya.
Selain persoalan lingkungan, Bupati Dony mengingatkan siswa agar membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti bangun pagi, melaksanakan ibadah, belajar, berolahraga, menjaga pola makan, serta berbicara sopan kepada orang tua dan guru.
Sementara itu, Head of Corporate Communication and External Relations PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya melalui bidang pendidikan.
Ia menjelaskan, Bijak Jajan Cinta Bumi merupakan program yang menggabungkan edukasi keamanan pangan jajanan anak sekolah dengan kepedulian terhadap lingkungan.
“Program ini kami hadirkan karena kami percaya pendidikan merupakan faktor penting dalam membangun budaya dan karakter positif pada anak sejak dini,” ujar Dian.
Dian menyebutkan, program tersebut memasuki tahun kedua pelaksanaannya di wilayah Jawa Barat dan akan menjangkau sekitar 30 sekolah di Kabupaten Sumedang, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, dari jenjang SD hingga SMP/SMA/SMK sesuai sasaran program.
Dalam kegiatan di SDN Tegal Kalong, siswa mendapatkan edukasi secara interaktif mengenai tiga hal utama, yakni kecermatan memilih jajanan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Siswa diajak memahami cara membaca label kemasan, mengecek izin edar dan tanggal kedaluwarsa, serta mengenali potensi cemaran fisik, kimia dan biologis pada makanan.
Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilih tempat membeli jajanan yang bersih, memastikan makanan tertutup dan dikemas dengan baik, serta membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
Tidak hanya soal pangan, siswa juga dikenalkan dengan pengelolaan sampah kemasan, termasuk Multilayer Plastic (MLP) yang banyak ditemukan pada kemasan makanan dan minuman.
Konsep 4R, yaitu reduce, reuse, recycle, dan return to earth, turut diperkenalkan sebagai bagian dari pembiasaan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.
Sebagai bagian dari kegiatan, Garudafood menyerahkan secara simbolis satu unit dropbox sampah kemasan yang dibuat dari hasil daur ulang sekitar 42 kilogram sampah kemasan saset atau Multilayer Plastic (MLP) produk Garudafood kepada SDN Tegal Kalong.
Penyerahan tersebut dilanjutkan dengan praktik langsung oleh para siswa untuk memilah dan membuang sampah kemasan sesuai jenisnya. ***



