Kab. Tasikmalaya,
| Pemerintah Kecamatan Rajapolah bersama unsur ulama, umara, dan masyarakat menggelar Puncak Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (27/6/2026).
Mengusung tema "Gebyar Muharram 1448 H: Membangun Sinergitas Ulama, Umara, dan Umat Rajapolah Mubarokah Menuju Mardhotillah", kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Acara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua Panitia PHBI Kecamatan Rajapolah, Ketua MUI, Kepala KUA, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus lembaga keagamaan, serta masyarakat Kecamatan Rajapolah.
Ketua Panitia PHBI Kecamatan Rajapolah, H. Dedi (King M), saat dihubungi Bandungraya.net melalui sambungan telepon, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang hadir dan seluruh jajaran panitia yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga Gebyar Muharram tingkat Kecamatan Rajapolah dapat berjalan lancar dan sukses," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan santunan kepada 360 anak yatim yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Rajapolah. Santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama masyarakat Rajapolah sekaligus implementasi nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya perhatian terhadap kaum dhuafa dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Camat Rajapolah, Deden Kurnia, S.E., M.Si., mengatakan kepada Bandungraya.net bahwa bulan Muharram merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.



