Home / REGIONAL / Detail

Gegara TKA, Orangtua Siswa dan Siswa Mendapat Intimidasi Pihak Sekolah

Pewarta Editor
Pewarta: ASEP AWING Editor: BR.NET Kamis, 16 April 2026 13:07 WIB
Gegara TKA,  Orangtua Siswa dan Siswa Mendapat Intimidasi Pihak Sekolah

Pernyataan ini bukan sekadar tidak etis, tapi diduga kuat mengandung unsur intimidasi. Orangtua yang hadir mengaku merasa ditekan, dibungkam, dan tidak diberi ruang untuk membela hak anaknya. Hak dasar siswa untuk mengikuti ujian seolah-olah diperlakukan seperti “beban” yang enggan ditanggung pihak sekolah.

Lebih mencengangkan lagi, ketika dikonfirmasi oleh Bandungraya.Net, kepala sekolah mengatakan tidak tahu menahu mengenai kejadian tersebut. Di titik inilah publik mulai bertanya, ke mana pengawas sekolah?

Jika dugaan intimidasi ini benar, maka diamnya pengawas sekolah bukan lagi kelalaian biasa, melainkan patut diduga sebagai bentuk pembiaran serius. Fungsi pengawasan yang seharusnya menjadi garda terdepan menjaga mutu dan etika pendidikan justru tampak mandul.

Sorotan juga tajam mengarah ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. Tidak cukup hanya berperan sebagai regulator di atas kertas, dinas semestinya hadir ketika hak siswa terancam. Jika praktik seperti ini dibiarkan, maka publik berhak menduga ada kegagalan sistemik, atau lebih buruk lagi, pembiaran yang disengaja.

Ujian nasional bukan hadiah, bukan pula belas kasihan. Itu adalah hak siswa. Ketika hak tersebut “dipersulit” dengan dalih administratif dan beban kerja, maka yang terjadi bukan lagi sekadar pelanggaran etika, tapi potensi pelanggaran hak pendidikan.

Kasus ini seyogyanya mendapat perhatian lebih luas. Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) hingga Aparat Penegak Hukum (APH) didorong untuk turun tangan. Jika benar ada unsur tekanan, intimidasi, atau penyalahgunaan kewenangan, maka ini tidak bisa lagi diselesaikan secara internal.

Satu hal yang pasti, ketika ruang pendidikan berubah menjadi ruang tekanan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nilai ujian, tapi masa depan generasi. ***

Prev
Hal 2 / 2

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

// ========================================== // 2. SISTEM CACHE SEDERHANA (SIMPAN) // ========================================== // Ambil semua kode HTML yang sudah direkam dari atas sampai bawah $html_tersimpan = ob_get_contents(); // Simpan HTML tersebut ke dalam file cache (misal: cache/8f1b...html) file_put_contents($file_cache, $html_tersimpan); // Tampilkan HTML ke pengunjung pertama yang memicu pembuatan cache ini ob_end_flush(); ?>