Home / OLAH RAGA / Detail

H. eMTe Menyatukan Prestasi, Persaudaraan, dan Harapan Lewat Competition Badminton eMTe CUP 2026

Foto Penulis | HERI • Minggu, 08 Februari 2026 19:44 WIB
H. eMTe Menyatukan Prestasi, Persaudaraan, dan Harapan Lewat Competition Badminton eMTe CUP 2026

Kab. Bandung (BR.NET).— Di tengah dinginnya udara pegunungan Ciwidey dan denting kok yang bersahutan, GOR eMTe, Desa Lebakmuncang, menjadi saksi lahirnya sebuah harapan. Bukan semata tentang siapa yang menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana olahraga mampu merajut persaudaraan, membentuk karakter, dan menyalakan mimpi anak-anak daerah.

Babak final Badminton Competition eMTe CUP 2026, Minggu (8/2/2026), menutup rangkaian turnamen yang telah berlangsung lebih dari satu bulan, sejak 16 Januari hingga 8 Februari 2026. Namun, semangat yang tertinggal di lapangan jauh melampaui catatan skor. Di sinilah nilai sportivitas, keteladanan, dan kepedulian menemukan wujud nyatanya.

Sekitar 200 atlet muda dari Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur ambil bagian dalam ajang ini. Mereka berkompetisi di tujuh kelas, mulai dari kategori pemula hingga menengah. Kelas yang dipertandingkan antara lain Kelas C Ganda Putera, Kelas D Daerah Ganda Putera, Kelas D Lokal Ganda Putera, Kelas D1, D2, dan D3 Ganda Puteri, serta Ganda Campuran. Seluruh atlet datang dengan satu tujuan yang sama: menguji kemampuan, menumbuhkan mental juara, serta membuktikan hasil dari proses latihan panjang yang mereka jalani.

Di balik terselenggaranya turnamen ini, berdiri sosok H. eMTe, pengusaha lokal yang memilih menjadikan olahraga sebagai jalan pengabdian. Bagi Presiden Direktur eMTe Highland Resort, eMTe Hotel, Nawasena Resort, dan eMTe Varuna Beach tersebut, bulutangkis bukan sekadar cabang olahraga, melainkan ruang pembentukan manusia seutuhnya.

“Lapangan ini bukan hanya tempat bertanding. Di sini anak-anak belajar disiplin, kejujuran, kerja keras, dan menghormati lawan. Dari nilai-nilai inilah masa depan dibangun,” tutur H. eMTe penuh keyakinan.

Final eMTe CUP 2026 semakin bermakna dengan kehadiran Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, beserta jajaran Danramil dari Soreang, Pasirjambu, dan Ciwidey. Kehadiran TNI bukan sekadar simbol formalitas, melainkan pesan kuat bahwa negara hadir dan peduli terhadap pembinaan generasi muda dari akar rumput.

Letkol Kav Samto Betah mengungkapkan apresiasinya atas konsistensi H. eMTe dalam membina olahraga bulutangkis.

“Ini bukan hanya turnamen, ini investasi sosial. Ketika anak-anak disibukkan dengan olahraga, mereka dijauhkan dari hal-hal negatif. Mereka dibentuk menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat mental, dan memiliki rasa kebersamaan. Inisiatif seperti ini layak dijaga dan didukung bersama,” tegasnya.

Apresiasi pun datang dari tingkat nasional. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan eMTe CUP 2026. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pengusaha, dan aparat merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia unggul.

“Bangsa yang kuat lahir dari generasi yang sehat dan berkarakter. Olahraga adalah salah satu jalannya. Apa yang dilakukan H. eMTe merupakan contoh nyata bagaimana kepedulian dapat melahirkan harapan dan menumbuhkan nasionalisme dari daerah,” ujarnya.

Saat piala dan piagam penghargaan diserahkan, air mata haru, senyum bangga, dan tepuk tangan panjang menyatu di GOR eMTe. Para juara menerima bukan hanya trofi dan uang pembinaan, tetapi juga pengakuan atas kerja keras serta pengorbanan yang telah mereka jalani.

Di tengah gemuruh sorak penonton dan peluh yang jatuh di lapangan, H. eMTe kembali menegaskan makna utama turnamen ini.

“Turnamen ini bukan hanya ajang mempererat tali persaudaraan, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan profesionalisme. Esensinya bukan sekadar siapa yang juara hari ini, melainkan bagaimana kita menyiapkan atlet bulutangkis untuk masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, eMTe CUP bukanlah pencarian juara sesaat.

“Kami tidak sedang mencari kemenangan instan. Kami sedang menanam benih. Turnamen ini menjadi motivasi agar anak-anak terus berlatih dan percaya bahwa mereka bisa melangkah lebih jauh. Semoga dari Ciwidey lahir atlet-atlet yang kelak mengharumkan nama daerah, bahkan bangsa.” ***

Tags:
Bagikan:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar