Bandung,
| Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Hadiat, S.Pd.I., yang juga Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Ciwidey yang telah sukses menggelar Resepsi Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Ciwidey. Sabtu 22 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan masyarakat dari seluruh desa se-Kecamatan Ciwidey. Puncak kemeriahan ditandai dengan kegiatan color run yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Hadiat yang akrab disapa Papap mengapresiasi antusiasme dan kebersamaan masyarakat Ciwidey yang telah berpartisipasi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Ciwidey dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Saya merasa bahagia dan bangga bisa hadir serta ikut merasakan kemeriahan peringatan kemerdekaan bersama masyarakat,” ujar Papap.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi energi untuk memperkuat kebersamaan, menjaga lingkungan serta membangun daerah secara gotong royong.
Papap pun mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas dalam setiap kegiatan, menjaga kebersihan, merawat alam serta melestarikan budaya dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan masyarakat Ciwidey.
“Mari kita jaga bersama kondusivitas, kebersihan dan kelestarian alam Ciwidey. Budaya dan lingkungan adalah aset kita bersama yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Politisi PKB tersebut juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS). Salah satunya program BESTI atau (Beasiswa Ti Bupati), yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi, termasuk para penghafal Al-Qur’an dan hadis.
Selain itu, Papap mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program pinjaman bergulir tanpa bunga sebagai salah satu upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program pinjaman bergulir tanpa bunga ini harus kita sukseskan bersama. Mudah-mudahan masyarakat bisa beralih dari pinjaman yang memberatkan seperti bank emok kepada pembiayaan bergulir tanpa bunga yang disiapkan pemerintah,” tuturnya.
Ia menilai program tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.
Papap menegaskan, semangat kemerdekaan harus diisi dengan optimisme, kebersamaan dan kerja nyata. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat harus dijadikan kekuatan untuk terus bergerak maju.
“Optimis, kita mampu dan kita bisa melewati setiap cobaan. Dengan kebersamaan, gotong royong dan semangat untuk terus berbuat bagi masyarakat, insyaallah Kabupaten Bandung akan semakin BEDAS, semakin maju dan semakin sejahtera,” pungkasnya. ***



