Home / LEGISLATOR / Detail

Hadiat Tegaskan Politik Pengabdian: PKB Hadir Bukan Saat Pemilu, Tapi Setiap Saat "Peduli Umat dan Melayani Rakyat" 

Pewarta Editor
Pewarta: HERI Editor: SUTIAWAN Sabtu, 22 Agustus 2026 15:08 WIB
Hadiat Tegaskan Politik Pengabdian: PKB Hadir Bukan Saat Pemilu, Tapi Setiap Saat "Peduli Umat dan Melayani Rakyat" 

BANDUNG, BR.NET | Komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat kembali ditegaskan Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil 1, Hadiat, S.Pd.I., saat melaksanakan reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Aula Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Sabtu (22/8/2026).

Hadiat yang akrab disapa Papap, sekaligus Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, menjadikan reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD. Momentum tersebut dimanfaatkannya untuk duduk bersama masyarakat, membangun silaturahmi, sekaligus menyerap secara langsung berbagai persoalan dan kebutuhan konstituen.

Menurut Hadiat, seorang wakil rakyat tidak cukup hanya hadir ketika momentum politik tiba. Kehadiran wakil rakyat harus dirasakan masyarakat melalui kerja nyata, komunikasi yang terus terjaga, serta keberanian memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga legislatif.

“Bagi saya, reses ini bukan sekadar formalitas. Saya datang untuk melihat, mendengar dan merasakan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi itu kemudian akan saya bawa dan perjuangkan di parlemen,” ujar Hadiat.

Ia menegaskan, masyarakat merupakan sumber utama dari setiap perjuangan politik yang dilakukannya. Karena itu, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap aspirasi yang disampaikan konstituen tidak berhenti hanya menjadi catatan dalam pertemuan.

“Saya siap menampung aspirasi masyarakat dan siap memperjuangkannya. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, selama sesuai dengan kewenangan dan aturan yang ada, akan kita kawal bersama sampai sejauh mana bisa direalisasikan,” tegasnya.

Hadiat mengatakan, perjuangan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen politik PKB yang menurutnya tidak boleh hanya hadir menjelang pemilihan umum.

Ia menegaskan PKB bukan partai politik lima tahunan yang hanya datang ketika membutuhkan suara masyarakat. Sebaliknya, PKB harus terus berada di tengah-tengah masyarakat, mendengar persoalan rakyat dan memberikan manfaat melalui kerja-kerja politik yang nyata.

“PKB bukan partai politik lima tahunan. Kita tidak boleh hanya hadir ketika membutuhkan suara. Setelah masyarakat memberikan kepercayaan, maka kepercayaan itu harus dibayar dengan kerja dan pengabdian,” katanya.

Bagi Hadiat, prinsip tersebut sejalan dengan semangat PKB, yakni “Peduli Umat, Melayani Rakyat.” Kalimat tersebut, kata dia, bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk melalui perjuangan aspirasi masyarakat di DPRD.

“Peduli umat dan melayani rakyat harus kita buktikan dengan kehadiran. Ketika masyarakat memiliki persoalan, kita dengarkan. Ketika masyarakat memiliki kebutuhan, kita tampung. Dan ketika ada ruang untuk memperjuangkannya, kita perjuangkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hadiat juga menegaskan bahwa wilayah PACIRA (Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali) menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam perjuangan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang menjadi kewenangannya.

Menurutnya, PACIRA memiliki arti penting dalam perjalanan politiknya. Selain menjadi bagian dari wilayah Dapil 1, masyarakat di tiga kecamatan tersebut telah memberikan kepercayaan dan dukungan yang besar kepadanya dalam kontestasi legislatif.

“Pokir saya tentu kita prioritaskan untuk PACIRA. Tiga kecamatan ini merupakan bagian dari lumbung suara saya. Salah satunya Desa Cibodas yang memberikan dukungan suara cukup besar kepada saya,” jelasnya.

Namun, Hadiat menegaskan bahwa kedekatan politik dengan masyarakat tidak boleh dimaknai sebatas kepentingan suara. Dukungan masyarakat justru menjadi amanah yang harus dikembalikan dalam bentuk pengabdian dan perjuangan pembangunan.

“Bagi saya, suara masyarakat itu adalah amanah. Karena itu harus kita balas dengan pengabdian, bukan hanya dengan janji,” katanya. ***

Sponsored Content

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar