Hari Jadi Daerah Mengandung Spirit Dan Nilai Perjuangan

Kang Oos Supyadin
Oleh: Kang Oos Supyadin Sabtu, 04 April 2026 18:29 WIB
Hari Jadi Daerah Mengandung Spirit Dan Nilai Perjuangan

Bupati Cirebon Imron mengatakan peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, menjadi momentum untuk mengingat serta meneladani nilai perjuangan para pendiri daerah.

Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga serta melanjutkan perjuangan para tokoh yang telah berjasa dalam berdirinya Kabupaten Cirebon.

Sejarah lahirnya Kabupaten Cirebon tidak terlepas dari peran sejumlah tokoh pendiri, salah satunya Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati yang dikenal sebagai tokoh penting dalam perjalanan sejarah daerah tersebut, yang mana pada 2 April 1482 memproklamirkan untuk tidak lagi menjadi vazal atau bawah kerajaan Pakuan Pajajaran dibawah kakeknya sendiri Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi dengan berani menolak memberikan upeti.

“Sebagai penerus yang hidup pada zaman sekarang, kami tidak boleh melupakan sejarah. Ada spirit dan nilai perjuangan para pendiri yang harus tetap dilestarikan,” kata Imron sebagai Bupati Cirebon.

Itulah landasan yang menjadi alasan kuat kenapa 2 April 1482 ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Cirebon, padahal jika merujuk secara fakta sejarah lahirnya Kabupaten Cirebon Bupati Pertama adalah tahun 1800 yang bernama Raden Sinuk alias Raden Muchamad. Artinya sebelum tahun 1800 bukan Pemerintahan Kabupaten tapi pemerintahan Kesultanan.

Belajar dari Kabupaten Cirebon dan beberapa daerah di Jawa Barat lainnya, idealnya Hari Jadi Garut itu bukan semata berkutat pada nama Garut itu sendiri, namun jauh lebih penting adalah menyadarkan masyarakat Garut akan pentingnya mengingat perjalanan sejarah panjang hingga memilih Garut sebagai ibukota Kabupaten Limbangan yang kemudian hari berubah menjadi nama Kabupaten itu sendiri. Dalam hal ini sejarah Limbangan merupakan kunci penting dan sakral untuk dijadikan spirit dan nilai perjuangan masyarakat Garut dalam setiap momentum memperingati Hari Jadinya.

Rahayu

Penulis: Pemerhati Kesejarahan & Budaya

Penulis

Tentang Penulis

Kang Oos Supyadin

Penulis adalah kontributor di rubrik Kolom Bandungraya.net. Isi tulisan ini sepenuhnya merupakan gagasan, opini, dan tanggung jawab pribadi penulis.

Bagikan Opini Ini:

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada tanggapan. Sampaikan pendapat Anda!

Tulis Tanggapan