Sumedang (
).– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumedang memicu sejumlah bencana, mulai dari pohon tumbang hingga longsor besar yang menutup jalur bawah kawasan Cadas Pangeran. Selain itu, longsor tebing juga terjadi di Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan.
Tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal. Material longsoran menutup seluruh badan jalan penghubung Bandung–Cirebon. Hingga pukul 18.20 WIB, longsor susulan masih terjadi, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah untuk sementara ditutup.
Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Bambang Rianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kondisi jalan saat ini masih tertutup sepenuhnya.
“Benar, jalan tertutup total. Saat ini petugas masih melakukan assessment di lokasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa alat berat tengah disiapkan dan akan segera dikerahkan guna mempercepat proses pembersihan material longsor.
“Alat berat sedang dipersiapkan untuk penanganan longsor di lokasi,” katanya.
Warga Mekarahayu Diduga Tertimbun Longsor
Sebuah rumah di wilayah Ciranggon, Desa Mekarahayu, tertimpa longsoran material, menyebabkan satu warga diduga tertimbun dan hingga kini masih dalam proses pencarian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB setelah hujan deras melanda kawasan tersebut. Selain satu korban yang diduga tertimbun, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan berat.
Kapolsek Sumedang Selatan, Kompol Sukardi, menyatakan bahwa tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, serta warga setempat terus melakukan upaya evakuasi dengan peralatan seadanya.
“Proses pencarian masih berlangsung karena diduga ada pemilik rumah yang tertimbun. Banyaknya material longsor menjadi kendala utama dalam upaya evakuasi,” ujarnya di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Warga pun diimbau untuk menjauhi area yang berpotensi terjadi longsor. ***



