Bandung (BR.NET).- Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, Asep Yusuf Salim, S.Pd.I., menggelar reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Al-Barkah Kiangroke dan dihadiri tokoh masyarakat serta warga setempat, Minggu (22/02/2026).
Dalam agenda serap aspirasi tersebut, persoalan infrastruktur, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan kembali menjadi isu utama yang disampaikan masyarakat.
“Reses bukan sekadar agenda. Ini tentang mendengar, menyerap, dan memperjuangkan suara masyarakat,” ujar Asep Yusuf Salim.
Suasana reses berlangsung hangat dan dipadati warga yang antusias menyampaikan berbagai usulan. Meski penuh keakraban, substansi pertemuan tetap berfokus pada kebutuhan riil masyarakat, khususnya perbaikan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Asep Yusuf Salim mengakui bahwa pembangunan fisik masih menjadi kebutuhan mendesak di banyak wilayah perkampungan. Menurutnya, ketika jalan rusak, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengendara, tetapi juga memengaruhi distribusi barang serta aktivitas ekonomi warga.
“Perbaikan infrastruktur berdampak langsung terhadap kenyamanan, mobilitas, hingga perputaran ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Selain infrastruktur, aspirasi di sektor ekonomi kerakyatan dan pendidikan juga mencuat dalam dialog. Warga berharap adanya dukungan terhadap pelaku UMKM, peningkatan sarana pendidikan, serta program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Yusuf Salim menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan program-program prioritas yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Reses bukan sekadar kumpul-kumpul. Ini forum resmi untuk menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang masuk agar dapat diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran di DPRD Kabupaten Bandung.
“Suara Dapil 7 bukan hanya didengar, tetapi harus diperjuangkan sampai tuntas,” pungkasnya. ***



