Tak hanya itu, H. Iwan Ridwan juga menaruh perhatian pada penguatan muatan lokal serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan.
“Kami akan merefleksi dan mengembangkan muatan lokal, meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan guru, karena peran guru sangat strategis dalam mencetak generasi unggul,” tegasnya.
Dalam aspek pembentukan karakter, ia menekankan pentingnya nilai-nilai religius dan kearifan lokal.
“Pendidikan karakter menjadi prioritas, termasuk penguatan bahasa Sunda serta program hafalan Al-Qur’an dan tahfidz, sebagai bagian dari pembentukan akhlak dan jati diri peserta didik,” ujarnya.
Lebih jauh lagi Iwan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan.
“Kami akan terus merefleksi setiap kegiatan yang sudah dilaksanakan, guna melakukan perbaikan dan evaluasi ke depan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi dunia pendidikan,” pungkasnya.***



