Garut (BR.NET).– Hujan deras yang melanda Kabupaten Garut membuat warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Salah satu kejadian terjadi di Kecamatan Karangpawitan, di mana sebagian badan jalan menuju Makam Godog longsor pada Jumat (3/4/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.
Kepala Desa Lebak Agung, Oman, menjelaskan bahwa longsor terjadi saat hujan masih turun cukup deras pada dini hari.
“Kejadian tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat hujan masih cukup deras. Tidak ada korban jiwa, namun jalan utama menuju makam keramat Godog mengalami kerusakan berat akibat longsor,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Godog dan Desa Lebak Agung. Sekitar 700 kepala keluarga (KK) sangat bergantung pada jalan tersebut untuk aktivitas ekonomi sehari-hari.
Oman berharap perbaikan dapat segera dilakukan mengingat pentingnya fungsi jalan tersebut. Selain sebagai jalur utama warga, akses ini juga dilalui wisatawan religi yang berkunjung ke Makam Godog, yang turut mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi longsor berada di Kampung Godog Babakan RT 03/RW 07, Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan.
Saat ini, kondisi jalan sudah mengalami retakan besar yang berpotensi menyebabkan longsor susulan dan membahayakan warga yang melintas. ***



