BANDUNG,
| Polemik pembangunan lapang sepak bola Desa Pangalengan kini berubah menjadi adu panas dua kepala desa. Isu yang semula soal proyek mangkrak, kini melebar ke ranah sensitif setelah muncul pernyataan Kepala Desa Cibeureum yang menyinggung urusan rumah tangga desa lain.
Kepala Desa Pangalengan, Agus, tidak tinggal diam. Ia justru melempar tantangan terbuka untuk klarifikasi langsung.
“Saya tidak akan menanggapi sebelum dikonfrontir langsung. Saya ingin tahu apa maksud dan tujuan dari pernyataan itu,” tegas Agus, Kamis (30/4/2026).
Dengan nada keras, Agus mempertanyakan arah pernyataan tersebut yang dinilai sudah keluar jalur.
“Kalau bicara pembangunan lapang, ya fokus ke lapang. Kenapa malah menyeret urusan rumah tangga? Ini yang harus dijelaskan!” katanya.
Pernyataan itu menjadi titik panas baru. Publik menilai, kritik terhadap proyek pembangunan kini berubah menjadi serangan personal, memicu ketegangan antar pimpinan desa.
Di sisi lain, isu utama tak kalah menyita perhatian. Pembangunan lapang yang tak kunjung selesai.




