Ia menambahkan, infrastruktur yang baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sementara penanganan sampah harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Kang DS juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar disiplin dan responsif dalam menyiapkan dokumen serta data pendukung, terutama saat pemeriksaan BPK RI sebab hal tersebut merupakan pertanggungjawaban Pemerinah Kabupaten Bandung Tahun 2025.
“Saya mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk responsif dan menyiapkan seluruh dokumen serta data secara lengkap dan tepat waktu. Jangan sampai terjadi keterlambatan atau kendala administratif karena ini menyangkut kredibilitas dan integritas Pemerintah Kabupaten Bandung,” tegasnya.
Memasuki satu tahun pertama kepemimpinan Kang DS-Ali Syakieb periode 2025–2030, Kang DS menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas kerja sama yang solid. Ia menyebut sejumlah indikator kinerja menunjukkan capaian positif, salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung yang kini mencapai 75,58 poin.
“IPM kita sudah mencapai 75,58 poin. Ini dilihat dari hasil angka harapan hidup 75,70 tahun, rata-rata lama sekolah 9,4 tahun, dan daya beli masyarakat sebesar Rp11,61 juta per kapita. Ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ungkap Kang DS.
Selain itu, ia juga menyinggung situasi global saat ini yang berpotensi berdampak pada ekonomi daerah.
“Kita tidak bisa menutup mata terhadap situasi global yang sedang memanas. Dampaknya bisa kita rasakan melalui kenaikan harga komoditas dan tekanan terhadap daya beli masyarakat. Maka, kita harus siap mengantisipasinya di tingkat daerah,” katanya.
Mengakhiri arahannya, Kang DS mengajak seluruh ASN menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan integritas dan peningkatan kualitas pelayanan.



