Home / REGIONAL / Detail

KDS Gandeng DPR RI, Penanganan Banjir Bojongsoang Masuk Babak Baru 

Pewarta Editor
Pewarta: HERI Editor: BR.NET Sabtu, 01 Agustus 2026 15:20 WIB
KDS Gandeng DPR RI, Penanganan Banjir Bojongsoang Masuk Babak Baru 

BANDUNG, BR.NET | Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyiapkan pembangunan danau seluas sekitar 10 hektare di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, sebagai salah satu langkah mengurangi banjir yang selama ini kerap melanda kawasan Bojongsoang dan sekitarnya.

Rencana tersebut disampaikan KDS saat menghadiri Silaturahmi dan Sosialisasi Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan bersama Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya dan ratusan kader Karang Taruna Kabupaten Bandung di Kampung Bedas, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Sabtu (1/8/2026).

Menurut KDS, pembangunan danau retensi menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat pengendalian banjir di wilayah hilir Sungai Citarum, khususnya Bojongsoang yang selama ini menjadi daerah langganan genangan.

"Insya Allah kita siapkan pembangunan danau sekitar 10 hektare di Tegalluar. Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu solusi mengurangi banjir di Bojongsoang," kata KDS.

Selain pembangunan danau, KDS mengungkapkan upaya penanganan banjir juga diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Ia mengapresiasi dukungan Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya yang siap membantu percepatan normalisasi Sungai Cikeruh melalui pendekatan pentahelix.

Menurut KDS, selama ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum hanya mampu melakukan normalisasi dan penataan hingga radius sekitar 300 meter di sisi kiri dan kanan Sungai Cikeruh maupun Sungai Citarik.

"Bang Romy siap membantu melanjutkan penanganannya di luar kewenangan BBWS melalui kolaborasi pentahelix. Ini menjadi langkah yang sangat baik agar penanganan banjir bisa lebih menyeluruh," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, KDS juga menitipkan sejumlah pesan kepada ratusan kader Karang Taruna Kabupaten Bandung yang hadir pada kegiatan sosialisasi. Ia menegaskan Karang Taruna lahir sebagai organisasi sosial yang harus hadir membantu masyarakat, bukan sekadar menjadi organisasi kepemudaan.

Sponsored Content

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar