BANDUNG,
| Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menitipkan tiga agenda prioritas kepada 911 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru dilantik, yakni menjaga ketahanan pangan desa, mengawal program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pesan tersebut disampaikan Bupati Bandung usai meresmikan sekaligus mengambil sumpah jabatan 911 anggota BPD terpilih dari 117 desa di 16 kecamatan pada Peresmian dan Pengucapan Sumpah/Janji Anggota BPD Terpilih se-Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Dome Bale Rame Soreang, Kamis (30/7/2026).
Menurut bupati, BPD tidak cukup hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan terhadap pemerintah desa, tetapi juga harus hadir memastikan berbagai program strategis pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Saya titip kepada seluruh anggota BPD, dalam pembahasan APBDes pastikan desa memiliki cadangan beras minimal satu ton setiap tahun. Ini untuk menjaga ketahanan pangan. Saya tidak mau mendengar ada warga yang kelaparan," tegas Bupati KDS.
Selain menjaga stok pangan, KDS meminta BPD ikut mengawal pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rutilahu yang tahun ini kembali memperoleh alokasi besar di Kabupaten Bandung.
Ia menyebut, berdasarkan aspirasi yang diperjuangkan DPR RI, Kabupaten Bandung berpotensi memperoleh hampir 4.000 unit rutilahu dari Program BSPS. Dari jumlah tersebut sekitar 1.680 unit akan disalurkan melalui pemerintah desa.
"Saya minta program ini dikawal bersama agar benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai ada masyarakat yang layak menerima justru terlewat," katanya.
KDS juga mengingatkan pentingnya mendukung Program MBG yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045.



