Bandung, (
).- Sebuah rumah milik warga bernama Ali (30) di Kampung Cibitung, Desa Sukawening, Kabupaten Bandung, dilaporkan terbakar pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali diketahui setelah warga pulang dari melaksanakan ibadah tarawih. Dari kejauhan, warga melihat kobaran api membumbung tinggi dari bagian pojok kanan rumah tersebut.
“Pas pulang tarawih terlihat dari jauh api sudah membumbung tinggi dari pojok rumah sebelah kanan,” ujar Ayat saat di konfirmasi oleh awak media, pada Minggu (8/3/2026) malam.
Sementara itu, saat kebakaran terjadi, anak dari pemilik rumah bernama Angga (19 thn) diketahui sedang berada di dalam rumah.
Ia menerangkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari arah dapur dan kemudian merambat hingga ke bagian atap rumah.
Menyadari adanya kebakaran, ia langsung berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Saat peristiwa berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di tempat karena tengah berkunjung ke rumah mertuanya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya memberikan pertolongan dan segera melaporkan peristiwa itu kepada pihak Pemerintah Desa Sukawening.
Mendapat laporan tersebut, pihak desa langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dari UPTD Damkar yang berada di Kecamatan Ciwidey.
Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan proses pemadaman bersama warga sekitar.
Setelah berjibaku sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan rumah milik Ali mengalami kerusakan cukup parah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian akibat peristiwa tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Sukawening Hamdani Sukmana, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah untuk melaksanakan ibadah tarawih selama bulan Ramadan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar sebelum meninggalkan rumah, khususnya saat menjalankan ibadah tarawih, memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. Periksa instalasi listrik, kompor, serta hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujarnya.
Selain itu, Hamdani juga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran guna meringankan beban yang dialami.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bandung dapat memberikan bantuan kepada korban kebakaran agar bisa sedikit meringankan beban yang dialami warga kami,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak pemerintah desa juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada petugas UPTD Pemadam Kebakaran Kecamatan Ciwidey yang dinilai sigap dan cepat dalam menangani kebakaran tersebut.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada UPTD Damkar yang telah sigap dan siaga dalam membantu memadamkan kobaran api yang cukup besar sehingga tidak merambat ke rumah warga lainnya,” pungkasnya. ***



