Home / REGIONAL / Detail

Kehadiran Dapur SPPG, Perkuat Pemberdayaan KWT Licin dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Pewarta Editor
Pewarta: GANDI Editor: DANRU Selasa, 16 Juni 2026 23:59 WIB
Kehadiran Dapur SPPG, Perkuat Pemberdayaan KWT Licin dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Sumedang, BR.NET | Dorong ketahanan pangan, kolaborasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)  dan Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan sinergi strategis dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). KWT berperan sebagai penyedia bahan baku pangan lokal, dan SPPG menyerap hasil panen tersebut untuk diolah menjadi makanan bergizi.

Upaya pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat tersebut, dibenarkan Egi Permana, selaku owner sekaligus mitra SPPG Kebon Kalapa, Cisarua Baru dan SPPG Serang Cimalaka, yang telah menjalin pola kerjasama dengan KWT Licin, dalam keterangannya kepada BR.NET, Selasa 16 Juni 2026.

"Kami berkomitmen untuk terus menyerap hasil pertanian dan produk UMKM dari petani lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan," tegasnya.

Lebih lanjut, kata dia, KWT hadir sebagai penyedia bahan baku segar yang disesuaikan dengan kebutuhan menu harian dapur SPPG. Hasil panen langsung disuplai dari kebun pekarangan KWT menuju dapur SPPG.

"Hari ini (16/6), kami membeli sebanyak 35 kg selada hasil panen percobaan pertama dari ibu-ibu KWT Desa Licin. Sehingga menciptakan efesiensi rantai pasok lokal yang kuat guna menekan biaya distribusi logistik," kata Egi.

Ketua KWT Desa Licin, Isnaini berucap syukur melalui kolaborasi ini menjamin pasokan bahan baku segar untuk MBG, yang sekaligus dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu rumah tangga di desa.

"Kehadiran SPPG membuka peluang ekonomi bagi ibu-ibu yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan. Alhamdulillah, hasil panen selada langsung terserap secara rutin, hingga memajukan perekonomian warga," ungkapnya.

Sisi lain, sebutnya, KWT Desa Licin merasa sangat terbantu oleh SPPG, karena fasilitas dapur program MBG ini menyerap langsung hasil panen sayuran. Kemitraan ini berdampak positif, memastikan harga jual stabil dan pasar yang pasti untuk komoditas pertanian lokal.

Sponsored Content
Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar