Bandung,
| Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Sarhalim, terkesan menghindari memberikan keterangan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025. Sikap tersebut dinilai janggal di tengah mencuatnya proses penanganan dugaan tindak pidana korupsi oleh Tipidkor Polresta Bandung.
Alih-alih memberikan penjelasan terbuka kepada publik, Sarhalim justru menyatakan bahwa keterangannya dianggap “percuma” karena kasus tersebut sudah dalam penanganan aparat penegak hukum. Pernyataan ini memantik tanda tanya besar: ada apa dengan pengelolaan APBDes Lamajang?
“Bukan saya tidak mau memberikan keterangan. Kalaupun saya memberikan keterangan, saya rasa percuma, karena pemerintahan Desa Lamajang saat ini sedang diproses Tipidkor Polresta Bandung,” ujar Sarhalim kepada
, Sabtu (25/4/2026), kemarin.
Di sisi lain, fakta bahwa sejumlah perangkat desa dipanggil secara bertahap oleh penyidik justru memperkuat dugaan adanya persoalan serius dalam pengelolaan anggaran desa. Mulai dari Kaur Keuangan hingga Sekretaris Desa telah lebih dulu dimintai keterangan, sementara Sarhalim sendiri dijadwalkan memenuhi panggilan pada Kamis, 30 April 2026.
“Hari Senin Kaur Keuangan, hari Selasa Sekretaris Desa (Sekdes), dan saya sendiri Kamis, 30 April 2026,” tegasnya.
Rangkaian pemanggilan ini bukan sekadar formalitas. Publik menilai, langkah Tipidkor Polresta Bandung mengindikasikan adanya dugaan kuat penyimpangan dalam pengelolaan APBDes yang kini tengah didalami.
Ironisnya, di saat masyarakat menuntut transparansi dan akuntabilitas, sikap tertutup justru ditunjukkan oleh pihak yang seharusnya menjadi representasi pengawasan di tingkat desa. BPD yang memiliki fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan desa kini justru menjadi bagian dari pihak yang dipanggil untuk diperiksa.
Situasi ini semakin memperkeruh kepercayaan publik. Semoga aparat penegak hukum tidak hanya berhenti pada pemanggilan, tetapi segera mengungkap secara terang benderang, apakah benar ada dugaan penyimpangan yang terjadi di Desa Lamajang?



