Kota Tasikmalaya (BR.NET),-Menjelang tahun 2026, Ketua Komite Adat Budaya DKKT (Dewan Kesenian dan Kebudayaan Tasikmalaya) Kota Tasikmalaya akan merealisasikan program kerja Komite Adat Budaya DKKT.
Kilananang Sajagat, Ketua Komite Adat Budaya DKKT Kota Tasikmalaya, menyampaikan kepada bandungraya.net, Selasa (17/02/2026), bahwa pihaknya tengah merencanakan program kerja jangka panjang bertajuk Kampung Budaya/Literasi Kampung Budaya.
Program tersebut mencakup berbagai jenjang di bidang seni dan budaya, sosial, serta ekonomi yang dikemas dalam konsep “Pojok Literasi Budaya dan Seni”.

Menurut Kilananang, sejumlah rencana kegiatan yang akan dikembangkan di antaranya:
-
Pojok budi daya tanaman
-
Pojok peternakan
-
Pojok seni pahat batu
-
Pojok seni ukir kayu
-
Pojok seni lukis
-
Pojok maenpo
-
Pojok seni tari
-
Pojok Saung Gede sebagai sarana musyawarah dan kebersamaan bagi seluruh komunitas serta masyarakat yang peduli lingkungan
Dalam pelaksanaannya, pihaknya mengusung semangat ngamumule (melestarikan) budaya melalui program pemberdayaan ekonomi kreatif dan UMKM di wilayah Kampung Budaya tersebut. Pada tahap selanjutnya, Kampung Budaya ini juga direncanakan menjadi destinasi edukasi wisata budaya.
Ia berharap program tersebut mendapatkan dukungan, respons, serta rekomendasi dari dinas terkait dan Kepala Daerah/Wali Kota Tasikmalaya guna kelancaran realisasi rencana tersebut. Demikian disampaikan Kilananang Sajagat. ***



