Home / LEGISLATOR / Detail

Komunitas MUADAS Ciparay Jadi Ruang Penguatan Nilai Kebangsaan, H. Asep Romi Romaya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Pewarta Editor
Pewarta: HERI Editor: DANRU Selasa, 19 Mei 2026 04:06 WIB
Komunitas MUADAS Ciparay Jadi Ruang Penguatan Nilai Kebangsaan, H. Asep Romi Romaya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

Bandung, BR.NET |  Anggota DPR RI Fraksi PKB daerah pemilihan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, H. Asep Romi Romaya kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama para tokoh masyarakat Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Rabu pagi, 11 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian materi kebangsaan semata, melainkan juga ruang dialog yang membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan nilai gotong royong di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.

Dalam pemaparannya, H. Asep Romi Romaya menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, bukan sekadar konsep kenegaraan yang dihafal, melainkan harus menjadi pedoman hidup yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Bangsa ini besar karena keberagamannya. Maka menjaga persatuan dan saling menghormati menjadi tanggung jawab bersama. Nilai-nilai Empat Pilar harus hidup di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan komunitas kreatif seperti MUADAS,” ujar H. Asep Romi Romaya di hadapan peserta kegiatan.

Ia juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan menanamkan nilai kebangsaan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, komunitas make up artist bukan hanya bergerak di bidang kecantikan, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang mampu membangun solidaritas dan mempererat hubungan antarwarga.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar tantangan menjaga persatuan bangsa di era digital, meningkatnya polarisasi sosial, hingga pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial.

Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai jalannya acara. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan itu, H. Asep Romi Romaya berharap semangat nasionalisme tidak hanya tumbuh dalam forum formal, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia menilai, menjaga Indonesia tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar, melainkan bisa dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, dan memperkuat budaya gotong royong.

Sponsored Content
Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar