Home / WISATA / Detail

Kunjungan Wisatawan Nataru 2025/2026 di Pangandaran Naik 116 Persen

Foto Penulis Pewarta | PIRMAN MAOLANA • Senin, 12 Januari 2026 19:51 WIB
Kunjungan Wisatawan Nataru 2025/2026 di Pangandaran Naik 116 Persen

PANGANDARAN, (BR.NET). - Kunjungan wisatawan yang membayar tiket masuk ke destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 mengalami lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, total wisatawan yang tercatat membayar tiket pada periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 337.011 orang. Jumlah tersebut meningkat 180.656 orang atau 116 persen dibandingkan periode Nataru 2024–2025 yang tercatat sebanyak 156.355 orang.

Perbandingan Kunjungan Wisatawan Membayar Periode Nataru 2024-2025 dan 2025-2026

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Dadan Sugistha menyampaikan bahwa lonjakan kunjungan tersebut mencerminkan tren positif sektor pariwisata daerah, sekaligus menunjukkan validitas data yang semakin baik.

“Sejak Januari 2024, sistem penghitungan tiket sudah menggunakan basis per orang, bukan lagi per kendaraan. Dengan metode ini, data yang dihasilkan menjadi lebih akurat dan bisa dibandingkan secara apple to apple antar periode,” ujar Kadisparbud Pangandaran, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan terjadi di seluruh destinasi wisata utama milik Pemda Pangandaran. Bahkan, beberapa destinasi mencatat lonjakan sangat tinggi secara persentase.

Berdasarkan data per destinasi, Batu Hiu mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan mencapai 272 persen, disusul Madasari sebesar 217 persen, Batukaras naik 163 persen, Green Canyon 132 persen, Pantai Pangandaran 115 persen, dan Karapyak 108 persen.

“Angka ini pertanggal 4 Januari karena proses rekonsiliasi data biasanya dilakukan maksimal setiap tanggal 10 bulan berikutnya jadi masih berjalan, terutama untuk transaksi non-tunai yang membutuhkan waktu lebih lama untuk tercatat. Jadi, jumlah kunjungan masih berpotensi bertambah,” katanya.

Lonjakan kunjungan ini mencerminkan meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi wisata Pangandaran, sekaligus menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata daerah. ***

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Bagikan:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar