Home / PENDIDIKAN / Detail

Lewat Pengabdian kepada Masyarakat, Dosen Telkom University Hadirkan Konsep Ruang Wudhu Hijau dengan Material yang Mudah Dirawat

Pewarta Editor
Pewarta: BR.NET Editor: BR.NET Senin, 29 Juni 2026 09:29 WIB
Lewat Pengabdian kepada Masyarakat, Dosen Telkom University Hadirkan Konsep Ruang Wudhu Hijau dengan Material yang Mudah Dirawat

BR.NET | Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen Telkom University melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Masjid Daarut Tauhiid Bandung dengan menghadirkan konsep redesain ruang wudhu berbasis green design. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama pengelola masjid sebagai mitra, dengan tujuan meningkatkan kualitas fasilitas ibadah yang lebih nyaman, sehat, serta mudah dirawat secara berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan diskusi bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pada area wudhu. Dari hasil diskusi diketahui bahwa tingginya intensitas penggunaan menyebabkan area tersebut rentan terhadap kelembapan, noda air, serta membutuhkan perawatan yang cukup intensif. Berdasarkan temuan tersebut, tim dosen menyusun konsep desain yang berfokus pada pemilihan material sebagai solusi jangka panjang.

Alih-alih melakukan perubahan besar pada struktur bangunan, konsep yang diusulkan menitikberatkan pada penggunaan material yang mendukung terciptanya ruang wudhu yang lebih terang, tidak licin, cepat kering, tahan terhadap kelembapan, tidak mudah berjamur, dan mudah dibersihkan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus mempermudah proses pemeliharaan oleh pengelola masjid.

Pemilihan material pada lantai dan dinding menjadi salah satu fokus utama dalam perancangan. Keramik dipilih karena memiliki daya tahan yang baik terhadap air, mudah dirawat, serta memiliki permukaan yang aman digunakan pada area basah.


Penggunaan warna-warna terang juga dipertimbangkan untuk memantulkan cahaya secara optimal sehingga ruang terasa lebih bersih, luas, dan terang. Selain meningkatkan kenyamanan visual, warna terang membantu petugas kebersihan mendeteksi kotoran maupun genangan air sehingga proses perawatan menjadi lebih efektif. Material yang tahan terhadap kelembapan juga diharapkan mampu meminimalkan pertumbuhan jamur serta memperpanjang usia pakai bangunan.

Selain itu, tim mengusulkan penggunaan rak penyimpanan berbahan stainless steel yang memiliki ketahanan tinggi terhadap lingkungan lembap, tidak mudah berkarat, berumur pakai panjang, dan mudah dibersihkan. Sebagai bagian dari konsep green design, rak tersebut dipadukan dengan elemen tanaman hias untuk menghadirkan suasana yang lebih segar. Desain juga dilengkapi dengan tanaman indoor yang sesuai untuk area lembap sehingga ruang wudhu terasa lebih asri tanpa memerlukan perawatan yang rumit.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memperoleh respons positif dari pihak DKM Masjid Daarut Tauhiid. Mitra menilai konsep yang ditawarkan mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan, terutama dalam meningkatkan kemudahan perawatan, efisiensi pemeliharaan fasilitas, serta kenyamanan jamaah. DKM juga berharap konsep serupa dapat terus dikembangkan dan diterapkan pada fasilitas masjid lainnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan berkelanjutan. ***

Sponsored Content
Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar