Home / WISATA / Detail

Libur Sekolah Bikin Puncak Sagara Garut Ramai, Kunjungan Wisatawan Naik 250 Persen

Pewarta Editor
Pewarta: TATANG Editor: BR.NET Minggu, 05 Juli 2026 09:01 WIB
Libur Sekolah Bikin Puncak Sagara Garut Ramai, Kunjungan Wisatawan Naik 250 Persen

GARUT, BR.NET | Musim libur sekolah membawa berkah bagi destinasi wisata alam Puncak Sagara di Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat signifikan, bahkan kawasan yang berada di ketinggian 2.132 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini mulai menarik minat wisatawan mancanegara.

Puncak Sagara menawarkan panorama pegunungan yang memukau, udara yang sejuk, hamparan lautan awan, serta pengalaman camping dan pendakian yang menjadi daya tarik utama bagi para pencinta alam.

Berdasarkan data pengelola per 6 Juli 2026, rata-rata kunjungan wisatawan dari luar Kabupaten Garut pada hari biasa di luar akhir pekan mencapai sekitar 20 orang per hari. Selama musim libur sekolah, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 70 orang per hari atau naik sekitar 250 persen.

Ketua Pengelola Puncak Sagara, Yana Mulyana, mengatakan peningkatan kunjungan dipengaruhi semakin dikenalnya Puncak Sagara di kalangan wisatawan. Promosi melalui media sosial dan rekomendasi para pendaki yang pernah berkunjung turut mendorong tingginya minat masyarakat.

"Alhamdulillah, selama musim libur sekolah terjadi peningkatan kunjungan yang cukup tinggi. Pada hari biasa di luar akhir pekan sekitar 20 orang, sedangkan saat libur sekolah bisa mencapai sekitar 70 orang per hari," ujar Yana Mulyana.

Selain promosi, kondisi cuaca yang relatif cerah sepanjang bulan ini juga menjadi faktor pendukung meningkatnya jumlah pengunjung. Wisatawan dapat menikmati panorama pegunungan, lautan awan, hingga pemandangan Kawah Talaga Bodas yang terlihat jelas dari beberapa titik di kawasan Puncak Sagara.

Tak hanya diminati wisatawan domestik, Puncak Sagara kini mulai dikenal wisatawan mancanegara. Dalam beberapa waktu terakhir, pengelola mencatat kunjungan wisatawan asal China, Jerman, dan Polandia yang datang untuk menikmati keindahan alam sekaligus merasakan sensasi pendakian di kawasan tersebut.

Sponsored Content
Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar