Home / PERISTIWA / Detail

Mark Up Siswa Disinyalir Terjadi di Kab. Bandung, Tak Dapat Dielakan Dugaan Korupsi Terjadi, Ini Akibat Lemahnya Pengawasan

Pewarta Editor
Pewarta: HAMDAN Editor: HERI Senin, 09 Maret 2026 16:06 WIB
Mark Up Siswa Disinyalir Terjadi di Kab. Bandung, Tak Dapat Dielakan Dugaan Korupsi Terjadi,  Ini Akibat Lemahnya Pengawasan

Artinya, jika seorang kepala sekolah terbukti sering mangkir dari sekolah, maka bukan hanya disiplin ASN yang dipertaruhkan, tetapi juga keabsahan penerimaan tunjangan profesinya.

Inspektorat Harus Tunjukkan “Taring”

Kondisi ini juga menjadi ujian bagi lembaga pengawasan internal pemerintah daerah.

Selama ini Inspektorat Kabupaten Bandung dikenal cukup garang dalam melakukan audit administrasi di sekolah. Namun dalam kasus mangkirnya kepala sekolah yang terjadi berulang, publik mulai mempertanyakan efektivitas pengawasan tersebut.

Inspektorat bersama Dinas Pendidikan dan BKPSDM seharusnya tidak hanya menunggu laporan. Inspeksi mendadak (sidak) tanpa pemberitahuan ke sekolah-sekolah yang terindikasi bermasalah dapat menjadi langkah konkret untuk membuktikan apakah kepala sekolah benar-benar menjalankan tugasnya atau tidak.

Jika praktik mangkir dilakukan secara sistematis oleh lebih dari satu kepala sekolah, maka fenomena ini bisa dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin yang bersifat kolektif dan membutuhkan penanganan serius.

Belum selesai persoalan mangkir, publik kembali dikejutkan dengan dugaan markup data siswa penerima dana BOS di SMPN 1 Pangalengan dan SMPN 4 Pangalengan.

Jika dugaan tersebut benar, maka persoalan ini tidak lagi sekadar pelanggaran administratif, melainkan berpotensi mengarah pada penyimpangan pengelolaan anggaran pendidikan.

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (1)

B

Bambang Trianto

09 Mar 2026, 20:40

Mangkir untuk menghindari permintaan THR yang bersifat memaksa dari oknum2 yang tidak bertanggung jawab

Tulis Komentar

// ========================================== // 2. SISTEM CACHE SEDERHANA (SIMPAN) // ========================================== // Ambil semua kode HTML yang sudah direkam dari atas sampai bawah $html_tersimpan = ob_get_contents(); // Simpan HTML tersebut ke dalam file cache (misal: cache/8f1b...html) file_put_contents($file_cache, $html_tersimpan); // Tampilkan HTML ke pengunjung pertama yang memicu pembuatan cache ini ob_end_flush(); ?>