Home / REGIONAL / Detail

Miris! di Tengah Program Rutilahu, Warga Pasirhuni Bertahan di Rumah Tidak Layak

Pewarta Editor
Pewarta: HAMDAN Editor: HERI Senin, 29 Desember 2025 14:40 WIB
Miris! di Tengah Program Rutilahu, Warga Pasirhuni Bertahan di Rumah Tidak Layak
Rumah tidak layak huni berukuran 6 × 4 meter, beralaskan tanah, berdinding bilik rapuh dan baliho bekas, serta ditopang bambu. Berlokasi di Kampung Pasirhuni, Desa Pasirhuni, Kecamatan Cimaung., Kabupaten Bandung. (Foto: Hamdan)

Ai Suryani menegaskan bahwa keluarganya bukan tidak ingin hidup layak, melainkan benar-benar tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk memperbaiki rumah.

“Suami saya kerja serabutan. Penghasilannya tidak tentu. Kadang cukup buat makan, kadang tidak. Untuk memperbaiki rumah, kami benar-benar tidak sanggup,” katanya lirih.

Ia mengaku sering menahan tangis, terutama saat hujan turun di malam hari.

“Kalau hujan malam, saya suka nangis sendiri. Takut anak-anak sakit, takut rumah makin rusak. Tapi kami hanya bisa pasrah,” ujarnya.

Keluarga Budi juga sempat hidup dalam tekanan batin akibat persoalan tanah yang membelit mereka. Persoalan tersebut kini telah dibantu dan diselesaikan oleh Kepala Desa Pasirhuni, Agus Sumpena.

“Alhamdulillah, sekarang sudah dibantu Pak Kepala Desa. Kami sangat berterima kasih,” ujar Budi.

Namun hingga kini, persoalan paling mendasar, yakni rumah tidak layak huni dan belum tersentuhnya bantuan sosial, masih menjadi kenyataan yang harus mereka hadapi.

“Sampai sekarang kami belum pernah menerima bantuan sosial apa pun,” ungkap Budi.

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags: Rutilahu

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar