Kab. Tasikmalaya (BR.NET).– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Rajapolah dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya banjir di sejumlah titik. Wilayah yang terdampak meliputi Desa Dawagung, Desa Rajapolah, Desa Rajamandala, dan Desa Sukanagalih, 12 Februari 2026.
Camat Rajapolah, Agung Nurbudihansyah, S.Sos., mengatakan kepada Bandungraya melalui sambungan telepon selulernya bahwa kegiatan peninjauan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap kondisi tersebut. Unsur Muspika Kecamatan Rajapolah bersama RPB (Relawan Penanggulangan Bencana) Kecamatan Rajapolah serta unsur Pemerintah Desa melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi-lokasi terdampak banjir guna memastikan kondisi di lapangan, melakukan pendataan dampak, serta memberikan dukungan kepada warga yang terdampak.
Pemerintah Kecamatan juga segera melakukan koordinasi dengan dinas/instansi terkait, di antaranya Dinas Sosial PPKBP3A, BPBD, serta Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, sebagai upaya penanganan bagi warga terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, Camat Rajapolah menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat serta mengapresiasi peran aktif seluruh unsur terkait dan relawan yang sigap membantu penanganan bencana. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya penanggulangan bencana agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.
Camat juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Masyarakat diharapkan untuk:
-
Meningkatkan kewaspadaan terhadap naiknya debit air sungai dan saluran drainase.
-
Mengamankan barang-barang berharga serta dokumen penting.
-
Segera melapor kepada aparat desa, kecamatan, atau relawan apabila terjadi kondisi darurat.
-
Menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, guna mencegah penyumbatan yang dapat memperparah banjir.
Pemerintah Kecamatan Rajapolah bersama unsur Muspika, Pemerintah Desa, dan RPB akan terus melakukan pemantauan, koordinasi, serta langkah-langkah penanganan lanjutan demi memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. ***



