Pasirjambu, (BR.NET).- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Pasirjambu, Rabu (11/2/26), berlangsung dalam suasana yang tidak biasa. Di balik pembahasan program dan angka-angka anggaran, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Irvan Ahmad, S.E., M.M., mengajak seluruh peserta forum menatap realitas fiskal daerah dengan jujur, sekaligus tetap menjaga keberpihakan pada masyarakat.
Irvan menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran pembangunan yang kini dirasakan hingga ke tingkat kecamatan merupakan dampak langsung dari menurunnya Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut perubahan cara pandang dalam menyusun perencanaan pembangunan.
“Anggaran yang menyusut ini adalah konsekuensi kebijakan fiskal nasional. Transfer Keuangan Daerah berkurang, dan itu otomatis mempersempit ruang gerak daerah. Fakta ini harus kita pahami bersama,” kata Irvan.
Sebagai Ketua Tim Musrenbang Kecamatan Pasirjambu, Irvan menilai situasi tersebut menjadi ujian bagi pemerintah daerah dalam mengambil keputusan. Di tengah keterbatasan, keberanian menetapkan skala prioritas menjadi kunci agar pembangunan tetap menyentuh kebutuhan warga.
“Kita tidak bisa lagi menyusun program dengan pola lama. Dengan ruang fiskal yang terbatas, setiap kebijakan harus benar-benar terarah dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, aspirasi yang muncul dari warga Pasirjambu masih didominasi persoalan-persoalan dasar, seperti kondisi infrastruktur jalan, penguatan UMKM, serta dukungan bagi sektor pertanian yang kian tertekan oleh meningkatnya biaya produksi.
“Di tingkat masyarakat, yang dirasakan itu hal-hal sederhana tapi krusial. Karena itu, keterbatasan anggaran tidak boleh menghilangkan fokus kita pada kebutuhan riil warga,” ujarnya.
Irvan juga mengingatkan pentingnya mempertahankan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana. Dengan kondisi geografis Pasirjambu yang berada di kawasan pegunungan, aspek pencegahan dinilai tidak bisa diabaikan meskipun anggaran terbatas.



