Home / PENDIDIKAN / Detail

Neneng Jubaedah: Edukasi Bahaya NAPZA dan Bullying Menjadi Fondasi Pembentukan Karakter Siswa di MPLS Ramah SMPN 2 Margaasih

Pewarta Editor
Pewarta: HERI Editor: BR.NET Rabu, 15 Juli 2026 03:53 WIB
Neneng Jubaedah: Edukasi Bahaya NAPZA dan Bullying Menjadi Fondasi Pembentukan Karakter Siswa di MPLS Ramah SMPN 2 Margaasih

Bandung, BR.NET | Kepala SMPN 2 Margaasih, Neneng Jubaedah, menegaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 bukan sekadar kegiatan menyambut peserta didik baru, tetapi menjadi langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, dan budaya sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan penyalahgunaan NAPZA.

Menurut Neneng, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Karena itu, sekolah memiliki tanggung jawab membekali peserta didik dengan pendidikan karakter agar mampu menolak pengaruh negatif, mulai dari penyalahgunaan narkotika hingga perilaku perundungan (bullying).

MPLS Ramah yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 diisi dengan berbagai materi penguatan karakter, wawasan kebangsaan, tata tertib sekolah, kedisiplinan, serta pembiasaan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sebagai bekal awal para siswa menjalani kehidupan sekolah.

Sebagai bentuk pencegahan sejak dini, SMPN 2 Margaasih menggandeng jajaran Kepolisian untuk memberikan penyuluhan mengenai bahaya NAPZA dan narkotika. Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan, hingga konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkannya.

Selain itu, sekolah juga memberikan perhatian serius terhadap pencegahan bullying. Menurut Neneng, perundungan tidak boleh dianggap sebagai candaan karena dapat menimbulkan trauma, menurunkan rasa percaya diri, mengganggu proses belajar, bahkan berdampak pada kesehatan mental peserta didik.

"Kami ingin sejak hari pertama para peserta didik memahami pentingnya saling menghargai, menghormati perbedaan, menjaga etika dalam bertutur kata maupun bertindak, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan penuh empati," ujar Neneng saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (15/7/26).

Sebelum MPLS dimulai, sekolah juga telah menyosialisasikan konsep MPLS Ramah kepada orang tua melalui media video agar mereka memahami tujuan kegiatan sekaligus mendukung pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah.

Sebagai tindak lanjut, SMPN 2 Margaasih akan menggelar kegiatan reparenting selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis. Melalui kegiatan tersebut, para orang tua akan diberikan pemahaman mengenai lingkungan sekolah, program pendidikan, tata tertib, serta pentingnya pendampingan anak selama menempuh pendidikan.

Menurut Neneng, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Sinergi yang kuat antara guru dan orang tua menjadi kunci utama dalam membentuk karakter peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Ia menambahkan, keberhasilan sekolah bukan hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan melahirkan generasi yang berintegritas, peduli terhadap sesama, serta mampu menjauhi berbagai perilaku yang merusak masa depan.

"MPLS Ramah adalah awal membangun karakter dan masa depan anak-anak. Melalui edukasi bahaya NAPZA, pencegahan bullying, serta dukungan orang tua melalui program reparenting, kami berharap peserta didik tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, saling menghormati, dan mampu memberikan manfaat

" MPLS Ramah adalah awal membangun karakter dan masa depan anak-anak. Melalui edukasi bahaya NAPZA, pencegahan bullying, serta dukungan orang tua melalui program reparenting, kami berharap peserta didik tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, saling menghormati, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Neneng Jubaedah.

Sponsored Content

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar