Kab. Tasikmalaya,
| Dalam upaya menjaga kelestarian satwa serta meningkatkan keutuhan habitat dan pelestarian lingkungan, Pemerintah Desa Pakalongan, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kegiatan pelepasliaran beberapa ekor burung perkutut pada Minggu, 29 Juni 2026.
Kepala Desa Pakalongan, Nunung Sutisna, saat dihubungi Bandungraya.net melalui telepon seluler, mengaku senang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa dan habitatnya.
Menurut Nunung, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah desa, komunitas lokal, kalangan akademisi, dan pegiat konservasi dalam mewujudkan pelestarian alam yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian alam, lingkungan, satwa, serta membudayakan kebersihan lingkungan. Menurutnya, sungai sebagai bagian dari ekosistem harus dijaga dan tidak boleh dirusak demi kepentingan ataupun kesenangan pribadi.
"Praktik seperti merusak sungai, melakukan mortal walungan, maupun menangkap ikan menggunakan aliran listrik merupakan tindakan yang dilarang karena telah diatur dalam peraturan yang berlaku," tegasnya.
Nunung menambahkan, pelepasliaran beberapa pasang burung titiran dan burung perkutut diharapkan dapat mengembalikan keseimbangan ekosistem serta memperkaya kembali populasi satwa di alam. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan tidak merusak kelestarian lingkungan.
"Semoga alam kita kembali lestari dan seluruh masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga serta melindungi lingkungan," pungkasnya.***



