Ia menekankan bahwa pengajian bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk menata hati, meluruskan niat, serta memperkuat integritas dan semangat pengabdian.
“Pengajian ini diharapkan mampu meningkatkan iman dan takwa, memperbaiki akhlak sesuai tuntunan Rasulullah SAW, dan berdampak pada meningkatnya kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai refleksi untuk memperbaiki kualitas ibadah, khususnya shalat.
Menurutnya, shalat yang khusyuk akan membentuk pribadi ASN yang lebih jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah.
“Jangan sampai shalat hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Mari kita niatkan dan tekadkan agar shalat kita semakin khusyuk, sehingga memberi pengaruh nyata dalam kehidupan dan pekerjaan kita,” tegasnya.
Kegiatan pengajian ditutup dengan tausiyah keagamaan serta doa bersama oleh ustad Fakih, yang diharapkan mampu memperkuat spiritualitas ASN sebagai fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat Sumedang. ***



